Monday 26th June 2017

KPK Sambangi,Ksntor Dewan Provinsi Sumut

By: On:

Medan,spi.com – Anggota DPRD Sumut bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di aula baru gedung dewan jalan imam bonjol, Kamis (15/6/2017).
Akibat adanya pertemuan ini, seluruh legislator itu terpaksa membatalkan kegiatan kunjungan kerja (Kunker) yang sudah terjadwal di Badan Musyawarah (Banmus).
Anggota DPRD Sumut Fraksi PDI-P, Sutrisno Pangaribuan menilai pertemuan atau sosialisasi yang dilakukan bidang pencegahan KPK sebenarnya diperuntukkan kepada PNS di Sekretariat DPRD Sumut.
“Kalau lihat isi pertemuannya memang untuk PNS Sekretariat. Usai pertemuan tadi saya sempat bertanya dengan pak Candra dari KPK, kenapa pertemuan ini harus dihadiri oleh anggota dewan,” kata Sutrisno usai petemuan berlangsung.
Menurutnya, pihak KPK juga tidak tahu mengapa sampai anggota DPRD Sumut turut dihadirkan ketika pertemuan berlangsung.”KPK bilang mungkin ada mis komunikasi. Sejak insiden KPK beberapa waktu lalu, seluruh anggota dewan jadi ‘takut’ setiap KPK datang ke sini, makanya hadir,”jelasnya.
Karena ada pertemuan ini, lanjut dia, anggota dewan terpaksa membatalkan kegiatan Kunker ke luar kota. “Karena takut dengan KPK jadi hadir,”ucapnya sembari tertawa kecil.
Pertemuan sendiri berlangsung secara tertutup dan berlangsung selama kurang lebih 1 jam.
Sementara Fungsional Direktorat Litbang Kedeputian Pencegahan KPK Aida Ratna Zulaiha didampingi Chandra Operator KPK, Aida Ratna mengatakan bahwa memang dirinya yang meminta pertemuan di gelar tertutup. Dia tidak ingin ada perbedaan pendapat.
“Ada beberapa hal yang ingin dinilai perihal integritas dewan, pengelolaan anggaran,”ucapnya.
Aida sendiri belum bisa menyebut berapa nilai yang diberikan kepada lembaga DPRD Sumut. “Ini penilaian pertama, jadi belum bisa sebutkan apakah lebih baik atau lebih buruk dari sebelumnya. Secara keseluruhan nilainya 73,”ujarnya.(spi/red/ers)