Warga di”Hebohkan Dengan Kedatangan Ular Sawah”

517

 

Medan,spi.com -Melintir disawah milik pak Duan, warga Jalan Marendal, Desa Marendal I, Dusun 7, Gang Botot atau Gang Kafe Rangga Lama, mendadak heboh temukan ular sepanjang 5 meter, Senin (24/7) sekira jam 19:00.

Informasi wartawan yang didapat, pertama kali pak Duan kehilangan seekor ayam dilokasi peternakannya. Tepat dibelakang sawah tidak jauh dari lokasi peternakannya, ia menemukan ular berwarna kuning bercorak hitam itu sedang mencengkram ayam miliknya.

Ragu bertindak mengusir dan menyelamatkan seeokar ayam ternak, ia pun memanggil Noto (28) tetanggannya Noto yang biasa berburu binatang liar. Noto yang bekerja di warung CS (coklat sawit) pecinta binatang tersebut tidak berlangsung lama berhasil menyelamatkan ayam milik pak Duan.

“Noto ada ular belakan rumahku, lagi membeli ayam bapak loh toh. Bisa kau selamatkan ayam bapak,” ujar pak Duan kepada Noto memohon bantuan.

Noto mengaku, biasa menjinakkan binatang liar, dengan alat seadanya menggunakan batang pohon berbentuk huruf Y, ular sawah batik tersebut akhirnya bisa dipisahkan guna melepaskan ayam yang dililitnya.

 

“Masih dililitnya, ayam tersebut belum sempat dimakannya. Dijepet pakai ranting lehernya langsung lepas pitingannya.

Diperkirakan sepanjang 5 meter, ular sawah batik tersebut menjadi tontonan pengunjung warung CS. Noto yang kerap kali disebut sebut penjinak binatang, ular yang tersimpan dikarung goni beras, Maya alias Meli seorang karyawan warung CS yang berencana memindahkan usaha warung CS 2 itu sempat naik pitam kucar kacir dikejuti ular dilempar Noto kebangku tempat duduknya.

“Jiaaah. Gilak kau Noto. Dari mana kau dapat itu edan,” ujar wanita berparas manis berambut itu berteriak.

Berhasil menjinakkan ular sawah tersebut, Noto pria lajang tersebut berencana memekihara ular yang ditangkapnya. Ia menambahkan, warung CS tidak jauh dari sawah milik warga tidak jarang ditemukan hewan liar.

“Disini sudah biasa binatang liar disini seperti ular, biawak, kura kura dll. Alatnya sederhana aja menangkapnya,” ujar Noto lagi.

Sementara itu, pada Selasa (25/7) sekira jam 15:00 kembali dikejutkan lepasnya ular tersebut dari karungnya. Sedang tertidur pulas dikamarnya, dua pria karyawan Warung CS yaitu Noto dan Ipong (38) serta Boy nyaris tewas terlilit ular.

Saat itu, melepas lelah tertidur di mes yang difasilitasi oleh Dani (39) pemilik warung CS, Boy tak lain pacar Meli yang terpaksa menginap di mes warung tersebut pertama kali mendengar suara berisik yang terdapat tepat diatas kepalanya.

Boy yang tersentak terbangun dalam mimpinya, Noto untuk sementara waktu mengamankan ular tersebut dibawak masuk ke kamar sebelum kadangnya disiapkan, ular tersebut berusaha mengais ngais keluar dari kantong goni yang terdapat diatas tempat tidur mereka.

Bang mau keluar dia, bahaya nih bang. Kode Alam pulak kita nanti,” ujar Boy kepada Ipong.

Risih dengan kehadiran ular sawah tersebut yang menemani mereka tidur, Boy meminta agar karung goni itu agar dipindahkan keluar dari tempat tidur mereka. Sebab, hewan tergolong buas tersebut sangat berbahaya jika lepas dari karungnya.

Bang yuk pindahkan ajalah, masuk tv pulak kita nanti. Dibelitnya kita tiga. Kalau Noto mana terasa, tidurnya nacam orang mati, kata Boy kepada Ipong.

Firasat buruk pacar Meli nyaris terbukti, pada jam 08:00 terbangun menjalankan aktifitasnya, ular tersebut yang dipindahkan ke atas pohon sawit tidak jauh dari pintu kamar depan mes tersebut, ular berwarna kuning mengkilau itu lepas dari sarangnya.

“Kalian pun ntah ngapain bawak ular sawah ke kamar,” ketus Meli kepada pacarnya.

Ini Noto masak dimasukkan ke kamar pulak. Untung ngak dilit kalian, ketus wanita berkulit hitam manis tersebut bergelak tawa.

Noto mengatakan, ular sawah tersebut berhasil lepas karena sedang kelaparan. Berusaha mencari sasaran mangsanya, tekanan badannya berhasil merobek karung goni lokasi sarangnya. Sehingga, ular sawah batik tersebut berhasil lolos hingga menuju persawahan milik warga.

Kelaparan dia, kalau kekenyangan diam aja itu. Bisa sampai tiga bulan ular itu menahan lapar. Karena semalam dia gagal makan ayamnya,” ujar Noto.(spi/rif)