Apel Gabungan TNI-POLRI Semakin Memperkokoh Kesatuan

Medan Terkini

Medan,spi.com – Genderang perang terus di dengungkan oleh 2 Jenderal terhadap pelaku narkoba maupun begal yang belakangan ini sangat meresahkan warga masyarakat Sumatera Utara terutama Kota Medan.

Setelah Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan komitmen memerangi narkoba dan begal saat memimpin apel gabungan TNI-POLRI di Makodam I/BB pada Selasa (17/10/2017), kini giliran Komandan Kodim 0201/BS, Kolonel Inf Bambang Herqutanto menyatakan hal serupa.

Bedanya, komitmen jajaran TNI-POLRI di Kota Medan dalam menumpas habis narkoba dan begal, disampaikan Dandim 0201/BS saat memimpin apel pagi di Lapangan Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said No.1, Kampung Durian Medan, Rabu (18/10/2017).

“Kehadiran saya ini merupakan tindak lanjut dari apel gabungan TNI-POLRI dan Pemprov Sumut di Kodam I/BB, kemarin. Sama seperti yang disampaikan Kapolda Sumut dalam apel kemarin, saya juga menegaskan TNI-POLRI di Kota Medan harus solid dalam memerangi narkoba dan begal. Kita tidak boleh lengah apalagi kalah,” tegas Kolonel Inf Bambang Herqutanto.

Didampingi Kepala Polrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, dan Komandan Upacara, Kompol Parlindungan Hutahean yang juga Kepala Polsek Percut Seituan, Dandim 0201/BS menyatakan jajaran TNI AD di Kota Medan sangat mendukung tindakan tegas POLRI terhadap pelaku narkoba maupun begal.

“Kita (TNI) mendukung penuh upaya POLRI, khususnya Polrestabes Medan dan jajarannya dalam memerangi narkoba dan begal dengan cara memberi tindakan tegas kepada para pelakunya. Ini sebagai efek jera untuk menekan angka kriminalitas dalam upaya menumbuhkan Kamtibmas yang aman dan sejuk di Kota Medan,” bebernya.

Di kesempatan itu, abituren Akmil 1995 ini tak lupa mengucapkan terima kasih karena telah diberi kepercayaan untuk memimpin apel pagi di lingkungan personel Polrestabes Medan.

Menurut Bambang, karakteristik orang Medan sudah sangat dipahaminya. Karena, sejak awal bertugas sebagai perwira TNI, dirinya sudah ditempatkan di ibukota Provinsi Sumut ini, baru kemudian ditugaskan ke Kalimantan, dan akhirnya kembali lagi ke Kota Medan.

“Saya sudah akrab dengan situasi dan suasana di Kota Medan. Karenanya, upaya memerangi narkoba dan begal harus kita awali dengan membangun soliditas dan sinergitas yang lebih padu antara personel TNI dan POLRI di lapangan, termasuk dengan jajaran aparatur pemerintahan di Pemko Medan,” paparnya.

Selain itu, mantan Asisten Intelijen Kasdam I/BB ini menegaskan, jajaran TNI juga sudah menerapkan aturan ketat terhadap personel yang terlibat narkoba atau tindakan kriminalitas lainnya.

“Ke dalam, pimpinan TNI telah membuat keputusan memecat prajurit apapun pangkat dan jabatannya jika terlibat narkoba. Dalam tempo 1 x 24 jam segera meninggalkan asrama. Sebab akan bisa memengaruhi keluarga TNI dan prajurit lainnya,” ungkap Kolonel Bambang mengakhiri.

Apel pagi di Lapangan Upacara Mapolrestabes Medan itu berlangsung khidmad dengan turut dihadiri Wakil Kepala Polrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, para Kabag, Kasar, dan Kepala Polsek se jajaran Polrestabes Medan.

Usai apel pagi, acara dilanjutkan dengan Coffee Morning di ruang kerja Kepala Polrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho.(spi/yn/mec)

 

Tinggalkan Balasan