Ngunduh Mantu Putri RI–1 Gambarkan Adat Sumatera Utara

Sumut

Medan,sinarpagiindonesia.com – Proses ngunduh mantu Presiden Joko Widodo di Medan, dikemas sebaik mungkin untuk menggambarkan wajah Sumatera Utara pada para tetamu yang hadir nantinya. Persiapan pun terus dilakukan pihak yang terlibat dalam kelancaran acara yang puncaknya berlangsung 24 November 2017 – 26 November 2017.

Pantauan wartawan Rabu (15/11/2017) di lokasi acara di Perumahan BHR, Setia Budi, Medan, tim terus bekerja menyelesaikan tenda yang menjadi venue prosesi adat maupun resepsi umum. Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Bambang Herqutanto terlihat ikut hadir memantau proses itu bersama pihak wedding organizer (WO).

“Kami ingin memastikan lokasi ini nyaman bagi tamu nantinya. Termasuk juga tahapan-tahapan pengamanan acara. Yang jelas, kita ingin memastikan bahwa acara ini menjadi gambaran Sumut bagi tamu yang hadir,” pungkasnya.

Bambang terlihat berkeliling memantau berbagai persiapan acara, dari mulai kondisi halaman hingga persiapan tenda tempat akan dilangsungkan acara. Untuk lokasi acara juga mulai menata kebersihan dan kerapiannya. Dalam pengamatan Bambang di lapangan, saat ini penataan lokasi sangat diperlukan.

“Kebersihan itu sangat penting. Besok kami akan mendatangkan 150 personel tambahan, untuk membantu menata kebersihan di tempat ini. Sebab pohon di tempat ini model gugur setiap hari, agar persiapan semakin baik lagi,” ujarnya

Menurut Bambang secara umum persiapan ngundu mantu ini sudah hampir selesai, terutama untuk tenda utama tempat dilangsungkan acara inti. “Persiapan tenda sudah 80%, hari ini akan diselesaikan. Kalau mengenai dekorasi tempat itu tergantung panitia,” imbuhnya.

Di lokasi memang terlihat tahap finishing pembangunan tenda, puluhan pekerja tampak serius memasang, gorden berwarna putih dan krim di langit-langit tenda. Pihak WO, Muhammad Ozzy, menambahkan, mereka terus bekerja untuk memastikan rangkaian acara unduh mantu Presiden Jokowi berlangsung sesuai dengan rencana.

“Prosesinya sebenarnya sudah dimulai pada 19 November 2017. Di mana akan dilakukan penyambutan kedua mempelai Bobby – Kahiyang dari Solo, oleh pihak keluarga di Medan,” katanya.

Kemudian dilanjutkan pada 21 November 2017, yakni acara adat pemberian marga pada Kahiyang Ayu. Diketahui, Kahiyang akan diberikan marga Siregar. Setelah itu kedua mempelai akan beristirahat selama dua hari. Kemudian puncaknya yakni pada 24 November – 26 November 2017 akan dimulai acara adat horja godang. Prosesi ini akan dihadiri langsung Presiden Jokowi dan isteri selaku mertua dari Muhammad Bobby Afif Nasution.(spi/rel)

Tinggalkan Balasan