Kapolda Sumut Paparkan Hasil Tangkapan” Sindikat Narkoba” Antar Negara

Hukum & Kriminal

Medan,sinarpagiindonesia.com – Kapolda Sumut, Irjend. Pol. Drs.Paulus Waterpauw di dampinggi Ditresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Hendri Marpaung,SH, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dra. Rina Sari Ginting dan para Pejabat Utama, Labfor Cabang Medan, Rabu (6/12) sekira pukul 13.00 Wib dihalaman Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut memaparkan tangkapan beberapa hari belakangan ini.

Seperti pengungkapan kasus tindak pidana narkotika golongan I jenis sabu – sabu seberat 38 Kg jaringan Sindikat Internasional Negara Malaysia – Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Utara.Berawal adanya informasi tentang jaringan sindikat Internasional yang akan mengedarkan Narkotika Golongan I Jenis Shabu di wilayah hukum Polda Sumut.Kemudian dilakukan penyelidikan secara intensif tentang  informasi yang berharga tersebut.

“Dan selama 3 Minggu lamanya Dit resnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Hendri Marpaung,SH beserta personel Resnarkoba Polda Sumut bergegas melakukan memprofiling terhadap jaringan yang sangat meresahkan keamanan dan kenyamanan warga Sumut “.

“Penangkapan pertama dilakukan pada Sabtu (25/11) kemarin. Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut bersama anggota langsung melakukan penyelidikan terhadap  pelaku bernama Mudawali (31) warga Jalan Marindal I Gang Madrasah Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak Deli Serdang tersangka ditangkap di Jalan Lintas Medan – Banda Aceh Desa Batu Lenggang, Kecamatan Hinai, Langkat tepatnya di depan warung internet (warnet).

Dan barang bukti berupa 6 Kg di dalam kemasan bertuliskan Guan yin Wang diduga berisi Narkotika Golongan I Jenis Shabu (bungkus plastik berwarna Hijau) dengan berat masing-masing seberat 1 (satu) Kg dengan total keseluruhan seberat 6 Kg.

Tersangka kemudian di introgasi dan di lakukan pengembangan dimana tersangka menyimpanan sabu yang berada di Medan,” ungkap Kapolda Sumut, Irjend. Pol. Drs.Paulus Waterpauw.

Setelah melakukan penangkapan terhadap Mudawali, kemudian personil Resnarkoba Polda Sumut melakukan penangkapan kedua pada Selasa (28/11) sekira pukul 09.00 WIB,ujar Kapoldasu.Berdasarkan informasi tersangka Mudawali,tim langsung melakukan penyelidikan terhadap gudang dari Jaringan tersebut.

“Kembali, anggota Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil menangkap satu orang tersangka saat berada di rumahnya, tersangka bernama Paujari (45)warga Jalan Pasar I Lk VII, Kecamatan Medan Marelan Medan, dan dari tersangka disita barang bukti sebanyak 6 Kg sabu yang di bungkus dengan koran merk Qin Shan masing-masing seberat 1 Kg.

Namun, tersangka Paujari mencoba melarikan diri lalu anggota kita langsung melakukan menembak kaki sebelah kanan sehingga tersangka tersungkur dan  langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diberikan pengobatan,” paparnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton terhadap kedua tersangka, kemudian dilakukan pengembangan lanjutan dan personil Resnarkoba Polda Sumut kembail mendapat informasi akan ada pengiriman narkotika golongan I jenis sabu dari Tanjung Balai menuju Medan.

Penyelidikan tidak sampai disitu, personil Resnarkoba Polda Sumut kembali melakukan penangkapan ketiga pada Minggu (03/12) sekira pukul 11.00 WIB, kemarin, dan menyebutkan bahwa jaringan tersebut akan menjemput narkotika golongan I Jenis sabu dikawasan Jalan Turi Medan.

Pengejaran sindikat narkoba di pimpinan langsung  Dit resnarkoba Polda Sumut Kombes Pol. Hendri Marpaung bersama anggota Resnarkoba Polda Sumut dan melakukan pengintaian terhadap pelaku Conary Pernando Sitoru alias Aguan (46) warga Jalan Sunggal No. 75, Kecamatan Medan Sunggal dan Gema Sitorus (56) warga Desa Suka Maju Indah, Kecamatan Sunggal Deliserdag.Keduanya,menjemput Narkotika Golongan I Jenis shabu di daerah Jalan Turi Medan dengan mengendarai mobil.

Kemudian pengejaran dilakukan terhadap pelaku hingga ke Jalan Gaperta Ujung, Kecamatan Medan Helvetia, disitu pelaku berhasil di  tangkap dan dari keduanya  ditemukan 1 tas Saabu sebanyak 15 bungkus .

Diakhir paparanKapoldasu dengan awak media yang hadir di press releases tersebut,salah seorang awak media online bernama Damos simatupang bertanya kepada Kapoldasu terkait terlibatnya 2 oknum polri dalamkasus narkoba, salah seorangnya berstatus Kapolsek.di Polsek Nias Selatan berpangkat AKP.

“Dimana  awak media bertanya apakah anggota yang terlibat narkoba masi di pertahankansebagai Kapolsek “Jenderal” pada intinya apakah bisa seorang oknum polri berteman dgn seorang Bandar sabu…?.Kapoladasu  menjawab dengsn singkat sambil tersenyum
“sabar ya Lae nanti kita kembangkan dulu ujarnya mengakhiri.(spi/dms)

Tinggalkan Balasan