35 Ribu Pohon di Tanam Kodam IV/DIP Dilereng Selatan Gunung Slamet

Daerah

Banyumas,spi.com – Tiga puluh lima ribu pohon dari berbagai jenis tanaman produktif hingga tanaman keras, ditanam Kodam IV/Dip di lereng selatan Gunung Slamet tepatnya di Dukuh Kalipagu Desa Ketenger Kec.Baturaden Kab.Banyumas, Rabu (13/12).

Penanaman pohon tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017 terpusat Kodam IV/Dip.Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., secara langsung memimpin pelaksanaan gerakan menanam pohon penghijauan.

Gerakan menanam pohon penghijauan tersebut juga diikuti Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi, Bupati Banyumas Ir.Achmad Husein beserta Forkopimda Banyumas dan Dinas/Instansi Banyumas, Perguruan Tinggi di Banyumas, para prajurit, ASN, serta komponen dan elemen masyarakat diwilayah Banyumas.

Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. saat mengambil apel sebelum pelaksanaan kegiatan tanam pohon berharap agar pohon yang sudah ditanam dilakukan perawatan dengan baik, agar hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Masyarakat harus merawat pohon yang sudah ditanam, jangan setelah ditanam kemudian ditinggal begitu saja, kalau seperti itu maka tanaman pasti akan mati”, ujarnya.

Mengutip istilah yang digunakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pangdam juga berharap agar tanaman tidak seperti es lilin. “Bibit tanaman mencair seperti es lilin, atau mati tanpa bekas”, ujarnya.

Dikatakan, pemerintah saat ini telah mencanangkan aksi penanaman 1 miliar bibit pohon, dengan maksud agar tidak ada lahan kritis di Indonesia.

“Dengan gerakan menanam pohon sebanyak itu, mestinya tidak ada lagi gunung yang gundul. Karena itulah saya berhatap, setelah pohon ditanam, lakukan perawatan dengan baik dan benar sehingga bibit tanaman akan tumbuh subur dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat itu sendiri”, terangnya.

Pada kesempatan yang sama dalam jumpa persnya, Pangdam IV/Dip menyampaikan khusus di Dukuh Kalipagu Desa Ketenger ini, lahan tidak begitu gundul. Namun karena desakan masyarakat diwilayah ini, maka penanam pohon dilakukan disini. Masyarakat menginginkan ditanamnya pohon produktif, tanaman buah-buahan seperti manggis dan lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Karena disini tanaman yang ada hanya tanaman yang diambil kayunya.

“Penanaman pohon kali ini, merupakan permintaan langsung dari warga masyarakat disini, yang menginginkan penanaman pohon dengan ditanamnya pohon produktif seperti buah-buahan. Karenya pada gerakan tanam kali ini, kita lakukan apa yang masyarakat inginkan tersebut dengan kita tanam pohon kebanyakan bibit tanaman buah-buahan”, terangnya.

“Hampir 95 persen bibit tanaman pohon ini yang kita tanam bersama komponen dan elemen masyarakat diwilayah Banyumas ini, pohon buah-buahan. Mudah-mudahan dalam waktu 5-6 tahun kedepan sudah berbuah, sehingga hasilnya dapat dinikmati masyarakat yang sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat setempat”, ujarnya.

Penanaman pohon seluas sekitar lima hektar di lahan Perum Perhutani Banyumas ini, ditanami berbagai bibit tanaman produktif untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat sekitar, berbagai bibit tanaman tersebut diantaranya bibit pohon manggis dan alpukat serta tanaman pohon keras lainnya.(spi/penrem)

Tinggalkan Balasan