Malam Natal dan Tahun Baru,Kota Medan Cukup Kondusif Kapolrestabes Berterimakasih Pada Warga Kota Medan

Medan Terkini

Medan,spi.com – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat karena Perayaan Natal dan Tahun Baru yang digelar di Kota Medan, berlangsung aman dan tertib hal ini diungkapkan kepada wartawan, Senin (1/1/2018).

Kombes Pol Dadang Hartanto menjelaskan, terciptanya situasi yang kondusif pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, tidak terlepas dari dukungan pihak pihak terkait TNI, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan pemuda gereja.

“Situasi yang kondusif ini mudah mudahan berkelanjutan dan dapat dipertahankan,” ujar orang nomor satu di Polrestabes Medan ini.Untuk itu sambung Kombes Pol Dadang, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap mempertahankan kekondusifitas keamanan di Kota Medan.

Perwira yang merupakan peserta Sespimti terbaik tahun 2017 ini juga menghimbau masyarakat tetap waspada di lingkungannya masing masing dan jadilah Polisi bagi diri sendiri.

Lanjutnya, kepada anggota yang melaksanakan tugas pengamanan perayaan Natal dan puncak perayaan Tahun Baru 2018, Kapolrestabes Medan menghimbau agar tetap menjalankan tugasnya dengan baik, karena pelaksanaan tugas itu adalah ibadah.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Medan yang sangat damai, sehingga Perayaan Natal dan Tahun Baru dapat serlangsung aman”

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Muspida, tokoh masyarakat, Agama, Pemuda dan semua lapisan masyarakat yang mendukung tugas Polri dalam melaksanakan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman dan kondusif,” ucap perwira menengah yang meraih gelar doktor dari FISIP UI tahun 2015 ini sembari mengucapkan terimakasih kepada anggota jajaran Mapolrestabes Medan yang secara tulus dan iklhas melaksanakan tugasnya.

Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman selama perayaan ibadah natal dan tahun baru 2018, Polrestabes Medan menyebar 1500 personel di seluruh gereja di Medan.

Selain itu, polisi juga mendirikan 11 Pos Pengamanan (Pos Pam) yang tersebar di titik vital di Medan. Aksi terorisme dan kejahatan jalanan menjadi ancaman yang diwaspadai oleh pihak berwajib yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum ujarnya.(spi/red)

 

Tinggalkan Balasan