Zona Merah Sinabung Bertahun Tahun di Jaga Prajurit Kodam I/BB

0
30

T.Karo,spi.com – Ada kebanggaan tersendiri bila kita melihat kinerja para Prajurit TNI dalam melaksanakan tugasnya sebagai penjaga keamanan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Sudah banyak buktinya pengabdian prajurit TNI terhadap Nusa dan Bangsa, khususnya kepada Rakyat. Berbulan-bulan kadamg tahum berganti tahun para prajurit TNI rela tugas dan meninggalkan keluarganya tercinta. Hidup TNI.., Bravo.. TNI selalu jaya dan semakin kuat

Seperti yang dilaksanakan Serka SP.Hasibuan, anggota Koramil 05 /Payung Kodim 0205/TK Kodam I/BB ini, meski nyawanya terancam dengan lahar dan hawa panas erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara (Sumut). Namun, prajurit Kodam 1/BB ini tidak pernah gentar dan lelah dengan namanya tugas pengabdian kepada Nusa dan Bangsa.

Kita semua mengetahui bahwa hingga sekarang status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih Level IV atau awas. Masyarakat diingatkan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara, jarak 6 km untuk sektor Tenggara-Timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor Utara-Timur Gunung Sinabung.

Guna menjaga himbauan tersebut, pemerintah setempat pun membuat portal batas. Disitulah
Serka SP.Hasibuan Portal di Simpang Bintun untuk melarang masyarakat maupun wisatawan lokal / non lokal memasuki Zona Merah Sinabung apabila sedang erupsi.

“Apabila Gunung Sinabung erupsi jarak luncur awan panas hingga mencapai 1.000 meter hingga 2.000 meter mengarah ke Tenggara. Namun ternyata warga masih banyak memaksakan diri memasuki zona merah. Maka kami yang terdiri dari tim gabungan dari Polsek dan Koramil setempat terus meningkatkan patroli di sejumlah pintu masuk zona merah, “ujar Serka Hasibuan,beberapa waktu lalu.

Saat patroli, kata Hasibuan, kami kerap menemukan warga yang nekat masuk ke zona merah. Masih ada saja warga yang masuk zona merah untuk melihat kebunnya. “Kami bertanggung jawab di Pos Zona Merah hanya bisa melarang dan memberikan sosialisasi agar masyarakat menjauhi zona merah 0 km sampai dengan 7 km ,” ujar Babinsa Hasibuan. (spi/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here