Tengku Erry Dampingi Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah Daptar ke KPU

Sumut

Medan,spi.com – Kedatangan pasangan Bakal Calon Gubernur Sumut dan Wakilnya Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah (Eramas) ke KPU ternyata didampingi Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi.

Kedatangannya Tengku Erry sebagai pendamping Edy – Ijeck sebagai calon yang direkomendasi Partai Nasdem, yang dipimpin HT Erry Nuradi sebagai Ketua DPD Sumut.

Kehadiran Erry ke KPU Sumut langsung membuat perhatian masyarakat, dan langsung diserbu awak media. Meski datang sedikit telat dari Paslon Edy – Ijeck yang beberapa menit telah tiba lebih dulu di KPU Sumut, Erry yang mengaku “legowo” dengan pembatalan dukungan terhadap dirinya, datang langsung guna mendampingi pasangan Eramas untuk mendaftar.

“Saya hari ini datang mendampingi sebagai ketua partai. Negara ini adalah negara demokrasi. Kondisi seperti itu harus kita lihat secara realitas,” kata Erry, usai keluar dari gedung KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Senin (8/1/2018) sekira jam 12.20 wib.

Saat ditanyai terkait belum ada parpol yang mengusungnya maupun partai Nasdem yang lebih memilih pasangan calon Edy – Ijeck, Tengku Erry mengaku tidak mempersoalkan hal itu.

“Ya ga ada masalah. Sayarat minimal menjadi calon harus mencapai 20 persen, kalau kurang, ya tidak bisa nyalon,” ujarnya.

Pun demikian, dalam situasi politik mengenai dirinya yang juga sibuk akan ikut dalam pertarungan pilkada ini, Erry mengakui bahwa tidak bisa ikut lantaran tak satu pun partai yang mengusungnya.

“Kita berusaha. Ada partai yang menarik diri, tapi kurang 20 persen. Ya kita terima dengan lapang hati. Persyaratan minimal tidak bisa kita dapatkan. Kita harap bisa menerimanya dengan legowo,” sebutnya.

Dengan berusaha besar hati, Tengku Erry yang masih akan menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara hingga usai Pilkada nanti, mengatakan akan mendukung agar pelaksanaan pemilihan dapat berjalan kondusif.

“Sebagai Gubernur sekarang ini, kita jaga proses ini dengan kondusif,” lanjut Tengku Erry.

Untuk para pendukung, dia berpesan agar bisa legowo dan menerima segala sesuatunya dengan baik. “Kita harus realistis. Kenyataan harus kita lihat. Persyaratan itu harus kita dapatkan untuk memenuhinya. Untuk itu, saya harapkan kita bisa menerimanya dengan legowo,” tegasnya, sembari beranjak pergi ke arah mobilnya yang terparkir di halaman KPU Sumut.

Tengku Erry Nuradi datang ke KPU Sumut guna mendampingi pasangan calon Edy – Ijeck untuk melakukan pendaftararan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.

Sekitar setengah jam ikut mendampingi pasangan Edy – Ijeck, Tengku Erry Nuradi pun keluar pergi meninggalkan Kantor KPU Sumut. Hingga saat ini, proses pendaftaran pasangan Edy – Ijek masih berlangsung. Dimana pasangan Edy – Ijek yang sudah tiba di KPU Sumut sekitar jam 11.15 wib, masih bertahan hingga 15.27 wib.

Informasi yang diperoleh di KPU Sumut, bahwa berkas Edy – Ijeck masih terdapat kendala, sehingga memakan bagi pasangan calon itu untuk paslon melengkapinya.(spi/vin)

 

Tinggalkan Balasan