“Surat Panggilan KUA ke Ditkrimum Diduga di Palsukan”

0
4

Medan,spi.com  – Terkait panggilan Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut No.SPGL/422/IX/2017/Ditreskrimum.ats nama : Muhammad Riadi Barus (48) warga Jalan Cendana.No.45.Kelurahan Perintis Kecamatan Medan Timur.Dengan pelapor  Julianum (33) warga Simpang Limun dengan penyidik.Bripka.P.N.Marbun.SH

Pihak terlapor merasakan ada kepicangan hukum atau cacat hukum dimana secara  pengaduan sipelapor yang merasa anak kandung Almarhum Leonardo Arwan Barus bukti akte nikah duplikat, setelah diselidiki secara langsung oleh terlapor ternyata si pelapor memiliki surat duplikat kutipan akta nikah yang diduga palsu.Dengan adanya surat keterangan dari kementrian agama Kabupsten Rokan Hilir KUA .Bagan Sinembah No B1199/Kua.04.08/5/PW.01/10/20175.

Dalam hal ini,pelapor merasa keberatan kenapa perkara yang di duga berdata palsu dengan Akte Nikah yang tak jelas namun tetap diterima pihak Krimum Poldasu melalui penyiidik.Bripka.P.N.Marbun.

maka terlapor bermaksud melaporkan kepincangan data sipelapor yang suda di BAP pihak penyidik bahkan, telah bergulir selama 2 bulan dan terkesan di paksakan dan mengada ngada yang dilakukan oleh  penyidik.

“Saya keberatan dan memohon kepada Kapolda melalui Dirkrimum  Poldasu untuk memeriksa kembali keabsahan surat-surat si pelapor (Julia Hanum) yang masuk kepenyidik dan diterima oleh Bripka.PN.Marbun.Nrp.82050880. yang mengaku Ahli Waris dari Leonardo

Arwan Barus  adalah adik kandung Bapak saya ” jelas Muhammad Riadi kepada wartawan dikantor redaksi yang datang bersama rekannya Taufik juga jurnalis dari PWRI.Sumut.

setelah dikordinasi ke pihak penyidik maka penyidik merasa tidak  mencampuri masalah surat-surat sipelapor dan hanya menerimanya sebagai laporan masyarakat yang butuh perlindungan hukum.

Namun bagi sipelapor hal ini merupakan suatu kejanggalan hukum,dimana berkas duplikat Akte Nikah sipelapor mengaku anak kandung Almarhum Leonardo Arwan Barus adalah palsu,KUA Bagan Sinembah sama sekali tidak pernah mengeluarkan Surat Nikah

Maka siterlapor menyatakan kekesalannya terhadap penyidik melalui media pers”kenapa penyidik menerima laporan Juli Hanum yang menyatakan diri ahli waris berdasarkan duplikat kutipan  Akte Nikah palsu.Belum lagi surat Grand Kesultanan Deli no.354 di nyatakan pelapor sebagai surat penguasaan fisik atas rumah Jalan HM.Said no.3 Kelurahan Perintis Kecamatam Medan Timur.

Pihak Kesultaban ternyata tidak pernah menerbitkan, pihak pemangku adat Kesultanan Deli,hal ini juga dibenarkan pihak Sultan Deli melalui pendapat Raja Muda pemangku adat Kesultanan Deli yang di kunjungi pihak terlapor bersama rekannya Taufik “.jelas Muhamad Riadi Barus mengakhiri keterangannya.(spi/dms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here