Lagi Lagi Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba

0
50
  • Asahan,spi.com – Salah seorang  anggota Polda Sumatera Utara (Poldasu), Aipda Herman (44) bertugas di Bidang Dokes Poldasu ditangkap Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polresta Asahan atas dugaan kepemilikan sabu seberat 52,74 gram dan ganja seberat 1,16 gram.

Informasi tersebut dihimpun Investigasi, Minggu kemarin, Tim Khusus Narkoba Polres Asahan menerima informasi dari masyarakat, adanya transaksi narkoba yang baru saja membeli narkoba jenis sabu dari Aipda Herman (44).

Selanjutnya Tim Khusus Narkoba Polres Asahan menyelidiki infomasi itu dan menciduk Aipda Herman (44) pukul 15:45 Wib, di dalam rumahnya di Jalan Ir. H.Juanda Gang Utama Lingk XlV Kelurahan Lestari Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.

Saat digerebek dan dilakukan penggeledahan didalam ruangan rumah Aipda Herman (44) ditemukan barang bukti, 11 plastik klip ukuran sedang yang berisikan butiran kristal diduga sabu dengan berat masing – masing 5 gram, 1 plastik klip ukuran kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu, 1 plastik klip ukuran sedang yang berisikan plastik transparan kosong, 1 butir pil esktasi, 1 timbangan digital, 2 dot, 4 mancis, 1 gunting, 3 kaca pirek, 2 pipet yg dimodif menjadi skop, 1 botol larutan penyegar cap badak lengkap dengan pipet pengisap sabu dan pirek, 1 amplop yang berisikan ganja kering, 1 bungkus kertas tictak, 1 bungkus kertas tictak dan tas warna coklat.

Berdasarkan keterangan tersangka Aipda Herman (44), Kasat Res Narkoba Polres Asahan AKP Wilson Siregar mengatakan “sabu tersebut dibeli dari Bandar bernama Feri Tindoan warga Tanjung Balai pada hari Kamis 25 Januari 2018 sekira pukul 05:00 Wib di Batu Tujuh Kecamatan Simpang Empat sebanyak 1 ons (100 gram), dengan perjanjian apabila sabu itu telah habis terjual akan dibayar dengan harga Rp 50 juta dan sebagia dari sabu tersebut telah laku dijual”, terangnya.

Selanjutnya Aipda Herman (44) bersama barang bukti dibawa dan diserahkan ke Sat. Res Narkoba Polres Asahan dan selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap pengungkapan kasus pengedaran narkoba tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba dan diancam maksimal penjara seumur hidup. (spi/mb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here