Pangdam I/BB:NKRI Harga Mati Merah Putih Terpatri di Setiap Dada Prajurit Yonif 121/MK

0
49

Belawan,spi.com –  Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri memerintahkan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/Macam Kumbang untuk tidak ragu dalam melaksanakan tugas demi menegakkan integritas dan kedaulatan NKRI harga mati sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Perintah ini disampaikan Pangdam I/BB melalui pidato pelepasan 450 personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK di Dermaga Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Kamis (1/2/2018).

“Perlu diketahui bersama bahwa wilayah perbatasan merupakan daerah rawan. Baik aksi kelompok bersenjata yang ingin memisahkan diri dari NKRI, pelanggaran lintas batas, penyelundupan maupun pergeseran patok. Karena itu, prajurit di perbatasan saya perintahkan untuk selalu waspada dan siap siaga serta jangan pernah ragu dalam melaksanakan tugas demi menegakan integritas dan kedaulatan NKRI sesuai prosedur yang berlaku,” ucap Pangdam I/BB.

Pangdam I/BB juga memberikan beberapa pedoman kepada personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK. Yakni, memelihara keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan, melaksanakan tugas dengan memadukan operasi teritorial dan operasi intelijen serta operasi tempur secara profesional dan proporsional, memahami serta menghormati kultur dan adat istiadat masyarakat lokal, serta merebut simpati dan hati rakyat untuk kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kehadiran kalian harus dapat diterima masyarakat perbatasan dengan penuh rasa kekeluargaan tanpa melupakan kewaspadaan dan tidak mudah terpancing oleh segala bentuk provokasi,” harap abituren Akmil 1984 ini.

Di samping itu, mantan Kepala Staf Kostrad ini juga meminta seluruh personel untuk menjalin komunikasi yang harmonis dengan aparat pemerintah setempat, mengendalikan diri dalam situasi apapun di wilayah penugasan, menjaga martabat dan kehormatan Kodam I/BB.

“Akhirnya, dengan tekad dan semangat tinggi yang dilandasi oleh komitmen untuk selalu berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara, maka Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK secara resmi saya berangkatkan ke daerah perbatasan RI-PNG,” kata Pangdam I/BB mengakhiri pidatonya.

Seluruh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK ini akan dikirim ke lokasi penugasan dengan menaiki KRI Banjarmasin 592. Perjalanan laut dari Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara menuju Papua diperkirakan antara 10-15 hari.

Seluruh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/Macam Kumbang ini akan bertugas menjaga wilayah perbatasan selama kurang lebih 10 bulan.

Selama di wilayah penugasan, seluruh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/Macam Kumbang akan berada di bawah pengawasan Komandan Batalyon Infanteri 121/MK, Mayor Inf Imir Faishal.

Hadir di acara, antara lain Danlantamal I Belawan, Pangkosekhanudnas III Medan, perwakilan Kapolda Sumut, Kasdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, para Staf Ahli Pangdam I/BB, LO TNI AL, LO TNI AU, para Kabalak, para Dansat BS, Wakil Walikota Medan, Kapolrestabes Medan, Kapolres Deliserdang, Kepala Otoritas Pelabuhan Belawan, Kepala Syahbandar Pelabuhan Utama Belawan, GM Pelindo I Cabang Belawan, GM BICT, GM BLC, Ketua Persit KCK PD I/BB, dan segenap keluarga prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK.(spi/zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here