Senin, Desember 17, 2018
Beranda Slide Semua Kategori Berita Daerah KPU,Panwaslih Serta Dandim 0213/Nias Tandatangani Fakta Integritas Netralitas TNI

KPU,Panwaslih Serta Dandim 0213/Nias Tandatangani Fakta Integritas Netralitas TNI

0
70

Dandim 0213/Nias Letkol Inf Y Reymond RS Purba SH, M.Tr. (Han) memimpin langsung upacara penandatanganan fakta integritas Netralitas TNI di Pilkada 2018. Sedangkan Pasi Intel Kapten Arh SAN Hutapea bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya Letkol Inf Y Reymond RS Purba mengatakan, kegiatan ini adalah wujud nyata tentang kepedulian terhadap maraknya isu-isu yang mengarah kepada pelanggaran terhadap demokrasi Pancasila.

“Melalui kegiatan ini Kodim 0213/Nias memberikan perhatian serius dan ingin menunjukkan bahwa kita benar-benar netral dalam pelaksanaan Pilkada 2018,” kata Dandim.

Acara penandatanganan fakta integritas Netralitas TNI, lanjut Dandim, merupakan tindak lanjut dari instruksi Panglima TNI saat apel komandan satuan di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, pekan lalu.

Selanjutnya Dandim mengutarakan beberapa permasalahan yang kemungkinan timbul pada pelaksanaan Pilkada Gubsu dan TNI diwajibkan tidak terlibat di dalamnya.

Permasalahan itu antara lain, jual beli pencalonan antara kandidat dan partai politik, kampanye hitam (black campaign), pengumpulan modal ilegal (jual beli izin usaha, jual beli jabatan, suap proyek) dan politisasi program pemerintah seperti dana hibah, bantuan sosial, dana desa dan anggaran rawan lainnya untuk kampanye.

Kemudian politisasi birokrasi dan pejabat negara mulai dari birokrat, guru hingga institusi TNI/Polri, politik uang (jual beli suara pemilih), manipulasi laporan dana kampanye, daftar pemilih tetap yang tidak akurat dan korupsi untuk pengumpulan modal jual beli perizinan, jual beli jabatan hingga korupsi anggaran.

Kepada seluruh prajurit Kodim 0213/Nias, Dandim berpesan, harus netral, harus berdiri di atas kepentingan rakyat yang lebih luas, harus siap membantua Polri dan KPu dalam melaksanakan tugas-tugas Kamtibmas menghadapi Pilkada tahun 2018.

“Harus bisa mencegah politik praktis, politik uang dan hal-hal yang bisa mencederai demokrasi. Bagi siapa saja yang menodai dan mencederai demokrasi akan ditindak tegas sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Saya ingatkan kepada kita semua jangan main-main dengan aturan. Kalian tahu sanksinya dan jangan terpengaruh terhadap godaan dan iming-iming dari pada para calon,” tegas Dandim.

“Jangan merusak persaudaraan yang ada dan siapapun yang menang itulah pilihan rakyat. Saya juga menghimbau agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi yang bisa merusak gelaran pemilihan Gubernur Sumut 2018 agar bisa berjalan dengan Aman damai dan kondusif,” harapnya.

Bila masyarakat menemukan prajurit yang tidak netral, Dandim berharap dapat melaporkannya kepada Panwaslih dan prajurit tersebut akan menerima sanksi berat.

Acara penandatanganan fakta integritas Netralitas TNI itu dihadiri Walikota Gunung Sitoli yang diwakil Sekda Ir Agustinus Zega, Danlanal Nias diwakili Mayor Mar Ahmad Syahroni, Kapolres Nias AKBP Erwin Sinaga SH, Plh Kasdim 0213/Nias Mayor Inf Gultom, para Ketua KPUD se Pulau Nias, Ketua Panwaslih se Pulau Nias, Dansubden POM 1/2-5 Nias, Kapten CPM Tambunan, para perwira dan staf Kodim 0213/Nias. (spi/penrem023)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here