Kapoldasu Beserta Gubsu Dan Walikota Pantau Langsung Tahun Baru Imlek 2569

0
113

Medan,spi.com – Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpaw  beserta Gubsu, Walikota Medan serta Tokoh Agama melaksanakan Peninjauan dan Sambang Kunjungan ke Vihara-Vihara Sekitar Kota Medan dalam  menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2569, Kamis, (15/2/2018),  di Vihara Setia Budi Jl. Irian Barat dan Vihara Mahavihara Maitreya Cemara Asri Medan.

Giat dihadiri, Gubernur Sumut, DR. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si beserta Asisten dan Kepala Dinas terkait, Walikota Medan, Drs. H. Tengku Dzulmi Eldin, beserta Kepala Dinas terkait, Ketua Walubi Sumut, dr. Indra Wahidin, Wakil Ketua Walubi Sumut, Herman, Ketua FKUB Sumut, H. Maratua Simanjuntak, Sekjen Walubi Sumut, Sucipto, Wakil Ketua Perhimpunan INTI Sumut, Hasan Wijaya, Wakil Ketua Perhimpunan INTI Sumut, Sunjadi, Sangha Theravada Indonesia, Bante Saccapiyo

Dari Jajaran Polda Sumut, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpaw  dengan di dampingi, Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Lantas, Kabid Humas, Kapolrestabes Medan, Wadansat Brimob, mewakiki Dir Pamobvit, Dir Sabhara dan Dir Binmas.

Kegiatan yang dilakukan meninjau dan melakukan kunjung sambang ke Vihara Setia Budi Jl. Irian Barat dan Vihara Mahavihara Maitreya di Cemara Asri Medan. Melakukan dialog dengan pemuka agama Buddha setempat.

Kemudian, melakukan pengecekan terhadap tempat sembahyang dan ruangan-ruangan sekitar Vihara. Memberikan arahan dan pesan kamtibmas kepada pemuka agama Buddha dan penyelenggara kegiatan Ibadah menyambut Tahun Baru Imlek 2569. Dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan foto bersama.

Saat itu, objek yang ditinjau, Vihara Setia Budi Jl. Irian Barat, Ibadah dimulai dari pukul 20.00 WIB hingga 00.00 WIB Jumlah umat  5.000 orang
Vihara Mahavihara Maitreya Cemara Asri Medan, Ibadah dimulai dari pukul 18.00 WIB hingga 00.00 WIB, Jumlah umat  4.000 orang
Sambutan Ketua Walubi Sumut berterima kasih atas kunjungan Gubernur Sumut, Kapolda Sumut dan Walikota Medan, Kapolrestabes Medan beserta jajaran yang sudah bersinergi dan selalu hadir dalam kegiatan2 Umat Beragama.

Apresiasi, bahwa di Sumut ini, umat beragama dapat hidup bersampingan, bebas beribadah dan penuh toleransi, yang tentunya berkat peran serta Gubernur, Kapolda dan stake holder terkait.

“Mohon dalam perayaan Imlek, hingga perayaan Cap Go Meh, dapat membantu pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas,” imbuhnya.

Kenudian, Ketua FKUB juga mengucapkan terimakasih atas kegiatan ini sebagai wujud partisipasi aktif seluruh instansi pemerintah maupun Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban Provinsi Sumut.

” Saya berharap Polda Sumut dapat meningkatkan kemananan dan ketertiban di Prov. Sumut sehingga Tokoh Agama beserta umat tidak takut untuk melaksanakan kegiatan ibadahnya masing-masing,” tuturnya.

“Umat beragama di Provinsi Sumut sepenuhnya mendukung Polda Sumut dalam setiap kegiatan dan upaya untuk menjaga keutuhan dan kesatuan umat beragama di Provinsi Sumut,” tukasnya.

Senentara  Kapolda Sumut mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2569 ” Semoga acara ini membawa kebaikan bagi kita semua,” cetusnya.

Kapolrestabes agar bersinergi dengan PJU Polda Sumut terkait pengamanan Acara Imlek malam ini hingga selesai. Dir Lantas agar lakukan upaya-upaya dalam mengantisipasi terjadinya kemacetan seperti laksanakan rekayasa lalu lintas dan lain-lain. Dansat Brimob agar segera lakukan sterilisasi mulai dari sore ini sebelum dimulainya Ibadah.

” Mohon kepada para pemuka agama mwnghimbau umatnya yang akan melakukan sembahyang, agar tidak membawa barang-barang berlebihan atau mencurigakan,” terangnya.

“Polda Sumut telah melakukan upaya-upaya dalam hal pengamanan Ibadah menyambut Tahun Baru Imlek 2569 dengan menyiapkan posko pam di vihara-vihara besar sekitar Kota Medan dan menurunkan  1.350 personel untuk pengamanan Ibadah tersebut,” tegasnya.

Sedangkan,  Gubernur Sumut, menjelaskan kunjungan ini adalah dalam  meninjau kesiapan pelaksanaan ibadah menyambut Tahun Baru Imlek 2569. “Dalam hal kenyamanan dan ketertiban perayaan, kita semua bertanggung jawab dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban masing-masing,” tuturnya.

” Jangan terpengaruh oleh isu-isu SARA sebagai isu pemecah belah umat beragama di Provinsi Sumut, hususnya dalam Pilkada 2018, mari kita lawan dan tolak politik uang dan politisasi SARA. Kerukunan umat beragama di Prov Sumut agar dijaga, sehingga dapat menjadi barometer bagi kerukunan beragama di daerah-daerah lain,” tutupnya.(spi/kabhums)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here