Ikuti Kirab Pusaka Banyumas,Kasrem 071/Wk Beserta Wakil Ketua Persit KCK Kenakan pakaian Adat Banyumasan

Daerah

Banyumas,spi.com – Kasrem 071/Wk Letkol Inf Ariful Mutaqin beserta Wakil Ketua Persit Kartika Chabdra Kirana Koorcab Rem 071/Wk Ny. Fitri Ariful Mutaqin, mewakili Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Dip Ny. Evi Julianti Suhardi, mengikuti dan menghadiri prosesi kirab pusaka Banyumas Hari Jadi Ke-447 Kabupaten Banyumas, Minggu (18/2).

Dalam mengikuti prosesi kirab pusaka tersebut, Kasrem 071/Wk beserta Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071, mengenakan pakaian tradisional Beskap Banyumasan seperti peserta-peserta lainnya dalam kjrab pusaka tersebut.

Pakaian tradisional Banyumasan seperti Lancingan, Bebed Wala, Pinjungan, Iketan/Blankon, Nempean, dan lainnya yang biasa dipakai masyarakat umum.

Beskap untuk pria dan Nyamping untuk wanita yang dipakai dikalangan masyarakat tertentu khususnya dikalangan priyayi pada jaman sekarang hanya dipakai pada acara tertentu.

Kasrem beserta Wakil Ketua Persit dalam gelaran Kirab Pusaka Hari Jadi Ke-447 Kabupaten Banyumas Tahun 2018 ini mengenakan pakaian tradisional Banyumasan Beskap Lancingan dan ibu mengenakan Nyamping.

Kasrem memakai tutup kepala berupa blankon, baju beskap warna hutam dan bawahannya kain jarit (batik Banyumasan) serta asesoris semacam rantai yang dikenakan di dada menjurai ke saku baju beskap. Sedangkan ibu Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 mengenakan beskap warna hitam dipadu dengan kain batik jarit batik Banyumasan motif kembang berwarna coklat dan berjilbab kain warna orange dipadu dengan asesoris wanita berupa tusuk konde warna emas.

Dengan mengenakan pakaian tradisional Banyumasan, Kasrem beserta Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 berjalan berdampingan dan beriringan bersama barisan Wakil Bupati Banyumas selaku Plt Bupati Banyumas beserta ibu serta Forkopimda Banyumas setelah dilaksanakannya tradisi pemberangkatan kirab pusaka oleh Wakil Bupati Banyumas (Plt Bupati Banyumas).

Kirab diberangkatkan dari halaman rumah dinas Wakil Bupati Banyumas menuju Alun-alun Purwokerto Pendopo Sipanji Pemkab Banyumas sejauh dua kilometer menyusuri jalan Jenderal Sudirman Purwokerto.

Kirab diawali dengan pasukan bergada dipimpin Subhamenggala mengiringi empat pusaka Banyumas Tombak Kiai Genjring, Keris Nalapraja, Keris Gajah Endra dan Kitab Stambul. Keempat pusaka tersebut melambangkan empat penjuru mata angin dan simbol kekuatan, keagungan, semangat juang dan keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dibagian depan, dengan naik andong Kakang Mbekayu Duta Wisata Banyumas sebagai simbol Bupati Pertama Banyumas R. Joko Kaiman beserta isteri.

Ribuan warga masyarakat tumpah ruah menyaksikan jalannya kirab pusaka tersebut, walaupun panas terik menyengat, mereka tidak patah semangat ingin melihat secara langsung prosesi iring-iringan pusaka Banyumas, serta 30 foto para mantan Bupati Banyumas, serta berbagai kesenian tradisional Banyumas.

Tinggalkan Balasan