Kasrem 071/Wk Ikuti Kirab Prosesi Pusaka Banyumas

0
24

Banyumas,spi.com – Kasrem 071/Wk Letkol Inf Ariful Mutaqin mewakili Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi, pada Minggu (18/2) menghadiri dan mengikuti Kirab Pusaka Banyumas dalam rangka Hari Jadi Ke-447 Kabupaten Banyumas di Rumah Dinas Wakil Bupati Banyumas Jl. Jenderal Sudirman Purwokerto.

Kirab pusaka dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-447 Kabupaten Banyumas setelah sebelumnya dilaksanakan ziarah ke makam Bupati Banyumas pertama R. Joko Kaiman di Desa Dawuhan Kec. Banyumas Kab. Banyumas, dilanjutkan syukuran dan ruwatan wayang kulit serta dilaksanajannya prosesi perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas dari Kec. Banyumas ke Purwokerto dan pada puncak peringatan hari jadi pada 22 Februari mendatang.

Prosesi kirab pusaka itu sendiri menggambarkan perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas yang semula di Kec. Banyumas dipindahkan ke Kec. Purwokerto.

Kirab pusaka ditandai dengan penyerahan dan peletakkan pusaka oleh Wakil Bupati Banyumas dr. Budi Setyawan selaku Plt Bupati Banyumas kepada para punggawa pasukan pembawa pusaka diantaranya Tombak Kiai Genjring, Pusaka Keris Kiai Gajah Endro, Pusaka Keris Nalapraja dan Kitab Stambul.

Setelah diserahkan kepada para punggawa Kadipaten oleh Wakil Bupati Banyumas, selanjutnya pusaka-pusaka tersebut dikirab dari halaman rumah dinas Wakil Bupati Banyumas menuju Alun-alun Purwokerto (Pendopo Sipanji pusat pemerintahan Kab. Banyumas) sejauh kurang lebih 2 Km, diawali manggala yudha dan diikuti dibelakangnya lambang daerah kemudian tombak Kiai Genjring bersama umbul-umbul kemudian secara berturut-turut Pusaka Keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja dan Kitab Stambul dan 30 foto para mantan Bupati Banyumas. Disusul kemudian barisan Wakil Bupati Banyumas beserta isteri, Forkopimda Banyumas, SKPD dan dinas/instansi Pemkab Banyumas, Perbankan, Forkopicam se Kab. Banyumas beserta perangkat Kecamatan dan Desa, yang kesemua peserta kirab disertai para isteri.

Kirab juga diisi kesenian tradisional Banyumas seperti tek-tek Banyumasan dan seni tradisional yang dibawakan pelajar, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan dan warga masyarakat.

Disamping kirab pusaka, kirab juga juga diperliharkan berbagai prestasi para OPD yang meraih prestasi terbaiknya baik ditingkat wilayah Jawa Tengah maupun Nasional.(spi/penrem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here