Kasad : Bangkitkan Kemampuan Deteksi Dini,Cegah Dini Temu Cepat dan Lapor Cepat Gejala Yang Sedang Terjadi

0
84

Banyumas,spi.com –¬†Demikian penegasan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono dalam amanatnya pada Upacara Bendera 17-an yang disampaikan Kasrem 071/Wk Letkol Inf Ariful Mutaqin, Senin (19/2) di Lapangan Upacara Makorem 071/Wk Jl. Gatot Subroto No. 1 Sokaraja Banyumas.

Lebih lanjut dikatakan, pada konteks pelaksanaan tugas, perlu diingatkan bahwa pada tanggal 15 Februari 2018 rangkaian kegiatan dalam Pilkada Serentak telah memasuki masa kampanye di 17 Provinsi, 39 Kota dan 113 Kabupaten.

“Pada situasi seperti ini, potensi kerawanan sosial ditengah-tengah masyarakat terasa semakin membesar. Pihak-pihak yang memiliki kepentingan akan terus berupaya melakukan segala hal untuk mendapatkan keuntungan dari kondisi sosial yang terjadi”, terangnya.

Beberapa waktu belakangan, lanjutnya. Kita membaca, mendengar dan melihat berita di media massa tentang terjadinya pemukulan dan penganiayaan terhadap kyai dan ulama di beberapa wilayah serta penyerangan terhadap gereja di Yogyakarta.

“Sebagai personel TNI AD yang sekaligus insan intelijen, kita tentu memiliki naluri untuk menilai bahwa rangkaian peristiwa itu tidak terjadi begitu saja secara kebetulan, melainkan terencana secata sistematis dan memiliki tujuan tertentu”, ujarnya.

“Karenanya, sebagai alat negara. Kita harus benar-benar cermat dalam mengamati dinamika sosial yang terjadi. Bangkitkan kembali kemampuan deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat terhadap gejala-gejala yang sedang terjadi”, tegasnya.

“Selanjutnya, bangun kerjasama yang sinergis dengan Kepolisian mauoun aparat pemerintahan yang lain, agar mampu mengantisipasi setiap potensi kerawanan yang mungkin timbul serta melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan secara tepat”, jelasnya.

Pada kesempatan yang sama dalam amanatnya, Kasad juga meningatkan kembali bahwa ditengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada dekade terakhir ini, kehidupan sosial politik dan demokrasi juga semakin dipengaruhi oleh penggunaan perangkat teknologi yang sudah tidak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan manusia.

Disampaikan, hasil pemilu terakhir Amerika Serikat yang dipengaruhi aktivitas sosial media menjadi bukti kuat betapa semakin dominannya pengaruh teknologi informasi terhadap cara berfikir, bersikap dan bertindak masyarakat. Demikian pula dengan Pilkada DKI tahun lalu hingga saat ini masih belum hilang dampaknya dalam kehidupan kita.

“Saya perintahkan, agar seluruh prajurit dan PNS serta keluarga besar TNI AD, agar lebih bijak menggunakan sosial media. Kita harus mampu mengambil bagian dalam upaya membangun ketahanan informasi dan mengikis kebiasaan penggunaan sosial media untuk menyebar berita negatif bermuatan SARA dan ujaran-ujaran kebencian yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa”, ungkapnya.

“Jangan sampai, kita sebagai penjaga kedaulatan NKRI, justru menjadi bagian dari perkembangan negatif dunia informasi yang berpotensi menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa”, jelasnya.

“Pahami dan pedomani prinsip loyalitas tegak lurus ke atas secara hierarkis, dengan mengikuti dan menaati semua arahan yang diberikan unsur pimpinan disatuan masing-masing secara bertanggungjawab. Khususnya terkait dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 ini. Seluruh Kotama, agar segera menindaklanjuti perintah saya pada awal tahun untuk membentuk tim pengawas netralitas TNI AD dengan memanfaatkan personel Intelijen masing-masing”, tegasnya.

Dikatakan pula, secara institusi. Presiden dan Panglima TNI juga telah memerintahkan kepada Pangkotama agar melaporkan setiap perkembangan situasi, rencana penggelaran pasukan dan hasil pemetaan kerawanan konflik secara periodik maupun insidential.

“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. Saya perintahkan agar seluruh satuan TNI AD mendukung tugas Polri untuk menjaga ketertiban dan keamanan diwilayah dengan mempedomani MoU yang telah ditandatangani Panglima TNI dan Kapolri beberapa waktu lalu”, tegasnya.(spi/penrem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here