Dandim 0201/BS,Jamin Tidak Akan Ada Penyerangan Terhadap Alim Ulama

0
91
Medan,spi.com –  Komandan Kodim (Dandim) 0201/BS, Kolonel Inf Bambang Herqutanto memastikan bahwa isu penyerangan ulama oleh orang tak bertanggungjawab atau orang gila yang marak di Pulau Jawa, tidak akan terjadi di wilayah Kota Medan sekitarnya.
“Masyarakat Kota Medan saya minta tak perlu khawatir terkait penyerangan terhadap pemuka agama oleh orang gila yang terjadi di Pulau Jawa. Meski begitu, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan,” kata Dandim menjawab wartawan usai kegiatan asistensi pendidikan Pancasila dan Bela Negara di Makoyonkav 6/NK, Selasa (27/2/2018).
Dandim memastikan, fonemena yang kini sedang marak di Pulau Jawa tidak akan merebak di Kota Medan. Caranya, selain Kodim 0201/BS akan menyiagakan prajuritnya dengan melakukan patroli garnizun, juga bantuan dari elemen masyarakat akan sangat membantu untuk mempertahankan kondusifitas yang ada di Kota Medan.
“Kita akan meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kejadian (penyerangan) yang ada di Jawa, sampai di sini,” bilangnya.
Dandim meminta personel Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah hingga Kepala Desa (Kades), bisa memetakan dengan baik wilayahnya. Tujuannya agar penyerangan yang dilakukan oleh orang gila itu tidak terjadi di Medan.
“Saya sudah tekankan Babinsa merangkul kepling, untuk menjaga keamanan wilayah masing-masing. Jangan sampai wilayah kita kebobolan seperti kejadian-kejadian seperti di Jawa itu,” sebutnya.
Untuk lebih memberi rasa keamanan dan ketertiban di masyarakat, Kodim 0201/BS dan Polrestabes Medan, telah melaksanakan patroli gabungan ke rumah-rumah ibadah.
“Jangan sampai ada anggapan orang mau beribadah saja merasa ada ancaman. Karena itu, kita laksanakan ke rumah ibadah bersama dengan Polrestabes. Saya jamin, saya yakinkan wilayah kita (Medan) aman,” tandas mantan Asisten Intelijen Kasdam I/BB ini.
Ia juga mengimbau warga agar melapor ke kantor Koramil terdekat apabila ada hal yang mencurigakan. (spi/sus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here