Pemilik Akun Facebook MMS Dilaporkan ke Poldasu Dalam Hujatan Kebencian

Hukum & Kriminal

Humbahas,sinarpagiindonesia.com – Sebuah Akun Facebook bernama Musda M Sinambela di laporkan ke Ditreskrimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus) Poldasu (Kepolisian Daerah Sumatera Utara). Pasalnya, akun ini diduga mengunggah sebuah gambar berbau pencemaran nama baik atau penghinaan terhadap beberapa partai politik, salah satu diantaranya yang melaporkan adalah Partai Gerindra.

Sebagaimana yang dikatakan Kuasa Hukum Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) Irwansyah Gultom, Kemarin,(20/3) via seluler kepada wartawan bahwa, pihaknya telah melaporkan Musda M Sinambela atas permasalahan pelanggaran Undang Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dimana, kata Irwansyah, yang bersangkutan sudah menyerang kehormatan nama baik partai, khusunya Gerindra, dengan mengunggah sutua gambar yang menyebutkan, “Tolong tenggelamkan partai pengusung isu SARA di Pilkada dan Pilpres 2019, yang dilengkapi dengan logo partai Geeindra, PAN, dan PKS yang telah tersilang. Jangan memilih partai busuk pada Pemilu 2019”.

“Naah, itu artinya kan sudah jelas, sudah melanggar pasal 27 ayat 3, yang berbunyi melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi Elektronik dan/atau Elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik. Dalam hal ini partai, dan itu sudah kita laporkan ke Ditreskrimsus Poldasu. Pelapornya Pak Moratua Gajah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irwansyah mengatakan, permasalahan ini sudah terlalu dibiar-biarkan. Apalagi, kata Irwan, dalam postingan tersebut sudah langsung mengarah kepada Partai Gerindra. Bahkan, sudah diketahui oleh seluruh pengurus partai, baik di tingkat Daerah maupun pusat. “Saya juga bergerak atas perintah partai, supaya itu di tindak lanjuti. Makanya, yang melaporkan itu harus kader partai, tidak bisa orang lain,” terang Irwan.

Sambungnya lagi, jika pihak nya sudah melampirkan bukti-bukti yang ada untuk dijadikan bahan penyelidikan oleh pihak Kepolisian dalam menegakkam hukum. “Tapi kita yakin bahwa, alat bukti kita sudah ada. Tinggal polisi yang mempunyai kewenangan untuk meneruskan itu. Tetapi, apabila polisi tidak menjalankan hal ini juga sebagaimana mestinya, ada akibat hukumnya. Karena ini sudah menyangkut nama baik partai”.Jelasnya.

Dari ketiga partai yang disebutkan dalam postingan tersebut, Kata Irwansyah, sampai saat ini, masih partai Gerindra yang baru melaporkan. “Untuk saat ini baru kami saja. Karena, dalam konteks ini, kita juga termasuk salah satu korban adalah partai Gerindra,” kata Irwansyah.

Irwansyah juga dengan tegas meminta, agar pihak Ditreskrimsus Poldasebagai penyidik perkara yang dimaksud supaya menetapkan tersangka, kemudian melakukan penangkapan dan penahanan, agar ada efek jera. Bahkan, katanya, pihaknya siap mendukung apabila Kepolisian benar-benar menegakkan hukum.

“Tetapi, , apabila polisi mencoba bermain-main disitu, ya, biar kita tau juga, kalau polisi mau seperti itu. Karena, seseorang yang telah melakukan suatu perbuatan hukum, ada akibat hukumnya. Siapa pun dia, mau polisi atau siapa, hukum dilakukan dengan benar. Sebab, kalau ini di biarkan, ini akan berdampak buruk kepada partai,” tegasnya

Hal senada juga diungkapkan Moratua Gajah bahwa, akun yang dilaporkan itu yakni akun Facebook Musda M Sinambela. “IItu tentang ujaran kebencian, fitnah dan pencemanaran nama baik dari akun Musda Sinambela,” ujar Moratua

Moratua mengaku, bahwa laporannya itu usai menerima restu dari pihak DPC, DPD dan DPP. Untuk melaporkan akun Musda ke Polisi. ” Kita karena dapat rekomendasi dari partai maka kita lapor ke polisi. Jadi ini adalah sebuah pelajaran bagi siapapun. Karena lagi gencarnya ujaran kebencian”.Pungkasnya.(spi/ks)

Tinggalkan Balasan