Diduga ada kong Kalikong,PT MPS Menangkan Proyek Bandara Dr.F.L.Tobing,Kemenhub Senilai 7 M Tahun 2017

0
104

Medan,sinarpagiindonesia.com – Ditetapkannya PT MPS sebagai pemenang pada proyek Pembuatan Pagar Pengamanan Sisi Udara Dr. Ferdinand Lumbantobing Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara tahun 2017 senilai Rp 7 M patut diduga sarat dengan kolusi dan unsur gratifikasi karena PT. MPS telah masuk Daftar Hitam (black list)

Seperti tertera dan ditayangkan oleh LKPP tanggal 23 Juni 2017.
Demikian dikatakan Herry Siregar, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarat Sentra Informasi Rakyat Membangun (LSM SIRAM) kepada sinarpagiindonesia.com beberapa waktu lalu.

Dikatakannya bahwa PT MPS sudah dijadikan daftar hitam black list atas usulan Pengguna Anggaran (PA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sawahlunto nomor: 01 tahun 2017 namu Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa Satuan Kerja Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumbantobing Tapanuli Tengah.

Kementerian Perhubungan menetapkan dan mengumumkan PT. MPS sebagai pemenang tanggal 5 Mei 2017 Sementara masa berlaku black list PT. MPS mulai tanggal 20 Feb 2017 hingga 19 Feb 2019.

Lebih lanjut dikatakannya Pihak Satuan Kerja Bandara FL Tobing Kemenhub RI diduga melanggar UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana KKN, UU RI No. 05 tahun 1999 tentang Monopoli dan Persaingan Usaha Yang Tidak Sehat, melanggar Peraturan Presiden (Perpres) RI No. 54 tahun 2010 dan melanggar Peraturan Kepala (Perka) LKPP No. 18 tahun 2014 tentang Daftar Hitam dalam Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah.

Sehubungan dengan surat klarifikasi dari LSM SIRAM tentang dugaan kolusi dan gratifikasi kepada pihak PPK , Inspektorat Kementerian Perhubungan RI namun sama sekali tidak digubris atau ditanggapi sehingga hal ini akan dilaporkan pada Komisi Informasi Publik (KIP) dan lembaga Ombudsman Republik Indonesia terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) RI No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pasal 11 dan pelanggaran Undang-Undang (UU) RI No: 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik..

”LSM SIRAM dalam waktu dekat akan melaporkan dugaan KKN Proyek Pembuatan Pagar Pengamanan Sisi Udara Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumbantobing Tapanuli Tengah kepada aparat penegak hukum baik Kejaksaan , Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).” tandasnya.(spi/eben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here