Saber Pungli Polda Sumut Bawa PLT Kabid Perijinan Pemko Padang Sidempuan ke Mapolda

0
50
Medan,sinarpagiindonesia.com – Tim Saber Pungli Polda Sumut dipimpin AKBP Doni Satria Sembiring, SH, Sik, MSi menggeledah ruangan Dinas Perijinan Pemko Padang Sidimpuan, hasilnya Armen Parlindungan Harahap Plt Kabid Pelayanan Perijinan terpaksa diboyong ke Poldasu, karena terbukti melakukan pemerasan, Selasa (10/4/2018).

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan mengatakan, Rabu (11/4/2018) membenarkan bahwa Tim Saber Pungli Poldasu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perijinan Pemko Padang Sidimpuan dan mengamankan satu orang pelaku.

“Pada hari Selasa tanggal 10/04/2018 Jam 14.40 Wib telah melakukan penangkapan terhadap saksi pemberi atas nama Berlian Lubis (wanita) pekerjaan sebagai Direktris CV.Tapian Nauli setelah dilakukan pengembangan kepada saksi, maka diduga Tersangka yang menerima uang adalah Armen Parlindungan Harahap selaku Plt Kabid Pelayanan Dinas Perijinan Pemko Padang Sidempuan,” ujar Kombes Rina.S.

Setelah digeledah laci Armen Parlindungan Harahap ditemukan uang tunai sebesar 15 juta, diduga uang hasil pemerasan yang di lakukannya kepada saksi dalam hal pengurusan ijin pendirian usaha dari CV.Tapian Nauli, dimana dokumen perijinan sudah diserahkan namun pelaku meminta awalnya sejumlah uang Rp 53 juta.

“Penyerahan uangnya dicicil, pertama diberikan Rp 15 juta dan diserahkan Selasa 10 April 2018, kemudian sisanya Rp 38 juta akan di serahkan Minggu depan apabila proses perijinannya sudah selesai,” ungkap Rina.

Adapun barang bukti yang disita yakni uang tunai Rp15 juta, dokumen berkaitan dengan perijinan (dilakukan penyitaan), 2 unit HP dan1 lembar kwintasi penyerahan uang.

“Rencana tindak lanjutnya pihak penyidik akan melakukan pemeriksaan saksi saksi kepada Pegawai Dinas Perijinan yakni Suhemi Rangkuti (37), M.Zaini Lubis (46) dan Johanes Gultom (43). Saat ini pihak Kepolisian telah melakukan police line ruang kerja yang diduga tersangka dan ruang Kepala Dinas Perijinan.

Terduga tersangka dan saksi juga sudah dibawa untuk ditindaklanjuti penanganan perkaranya di Polda Sumut dan rencananya akan digelar perkara dengan Wassidik untuk penentuan status perkara apakah layak naik sidik apa tidak,” ungkap Rina mengakhiri.(spi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here