Puluhan Wartawan Demo Kantor Kajari Labuhan Deli Terkait Penganiayaan Keluarga Wartawan

0
2

Belawan,sinarpagiindonesia.com – Terkait adanya penganiayaan keluarga wartawan oleh oknum pegawai kejaksaan cabang Labuhan Deli berujung demo, puluhan wartawan tergabung dalam Ikatan Jurnalis Medan Utara (IJMU)Senin (16/04) melakukan aksi demo damai di depan Kantor cabang Kejaksaan Negeri lubuk pakam di Labuhan Deli Jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor Medan Labuhan.

Aksi damai solideritas IJMU dilakukan sejumlah wartawan dan keluarga korban penganiayaan,dengan membentangkan sejumlah spanduk karton berisikan tulisan dan sejumlah tuntutan diantaranya meminta agar jaksa Facrizal ditindak tegas, tindak oknum petugas jaksa penganiayaan keluarga tersangka serta tuntutan lainnya.

Aksi yang dilakukan IJMU sebagai sikap protes atas sikap penganiayaan terhadap keluarga wartawan berinitial Ade Suratman alias Adi (26) warga jalan Makmur gang kenanga 4 desa Sambirejo Kecamatan Pecut Seituan kabupaten Deli serdang yang menjadi tersangka dalam kasus pasal 338 KUH pidana atau pasal 365 tindak kekerasan yang baru dilimpahkan kasusnya dari kepolisian ke Cabang Kejaksaan Negeri Lubuk pakam di Labuhan deli.

Oknum Cabang Kejaksaan Negeri Lubuk pakam di Labuhandeli yang melakukan menganiayaan itu adalah Fahrizal, pada tanggal 10 April 2018, kata Sukriadi Lubis Bapak mertua Ade Suratman alias Ade yang menjadi korban penganiayaan.

Kami minta oknum Fahrizal ditindak oleh Kacabjari, baik secara administrasi maupun tindak pidana, ujar Abdul Rahman dalam aksi tersebut.

Aksi tersebut sempat membuat sejumlah petugas Polsek Medan Labuhan melakukan pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Kompol Endris Tambubolon hingga akhirnya Kepala Kecabjari Labuhandeli diwakili
Hamonangan P Sidauruk menemui para pengunjuk rasa.

Hamonangan mengatakan, apa yang menjadi tuntutan para pengunjukrasa akan disampaikan ke Kacabjari, karena pimpinannya masih cuti dan kembali akan disampaikan minggu depan, namun Hamonangan menerima tiga orang perwakilan .(spi/ps)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here