Akibat Tidak Bisa Ngontrol Diri,Akhirnya Bermalam di Tahanan

Hukum & Kriminal
Medan,sinarpagiindonesia.com –Dedi Pratama (20) warga Jalan Gambir pasar VIII gang Karya Rotan Desa Bandar Klipa kecamatan Percut Sei Tuan harus berurusan dengan pihak kepolisian karena telah mencabuli seorang wanita yang berinisial Mawar (17) yang merupakan pelajar salah satu sekolah swasta di Medan

Kejadian bermula pada saat pelaku membawa korban kerumah orang tuanya di jalan Perhubungan Desa Lau Dendang Kecamatan Percut Sei tuan.Sesampainya dirumah, pelaku mengajak korban kekamarnya kebetulan suasana rumah lagi sunyi tak berpenghuni.

Kesempatan ini benar benar dimanpaatkan Dedi untuk melakukan perbuatan yang belum pantas dilakukan.Suasana rumah yang tak berpenghuni membuat dirinya leluasa untuk menggagahi kekasihnya.

Pelaku dengan segala cara dan bujuk rayuan mengajak korban kembali melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Minggu (22 /4/2018) jam 14:00 WIB.Pelaku telah mencabuli korban sebanyak 5 kali di tempat yang sama yang pada awalnya,kelakuan bejatnya dilakukan pada bulan November 2017.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil zikri pada awak media mengatakan bahwa kelakuan bejat pelaku terbongkar karena korban bercerita pada ibunya tentang perbuatan pelaku yang telah menyetubuhinya sebanyak 5 kali.

Mendengarkan penuturan anaknya kemudian orang tua korban menelpon pelaku dan memintanya untuk datang kerumah korban.Pada saat dirumah korban , ibu korban menanyakan tentang kebenaran kejadian yang telah menimpa anak gadisnya pada pelaku.

Ketika diintrograsi pelakupun mengakui perbuatanya selanjutnya orang tua korban menelpon pihak kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan untuk mengamanakan pelaku.AtasĀ  kejadian tersebut,,orang tuan korban langsung mendatangi polsek Percut Sei Tuan untuk membuat pengaduan ujar Kapolsek

Kepada pelaku terbukti melanggar pasal 81 ayat 1 dan 2 UURI no 35 tahun 2014 tentang perubahan terhadap UURI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman paling lama 15 tahun.(spi/dms)

Tinggalkan Balasan