Terkait Meninggalnya Oknum Wartawan,Dewan Pers Harus Bisa Jembatani Bila Awak Media Bermasalah,”Bukan Ikut Ikutan Memponis”

Hukum & Kriminal

dilaporkan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit PT MSAM di Kalsel atas dugaan pencemaran nama baik.

Menurut istri almarhum, teman tahanan menyebut korban muntah-muntah saat makan di tahanan. “Saya dikabari untuk ke rumah sakit. Saat tiba di rumah sakit M Yusuf sudah dinyatakan meninggal dunia,” ujar istrinya.

Almarhum sendiri, saat ini sedang menjalani persidangan atas kasus tersebut. Sebelumnya, M Yusuf sudah mengajukan penangguhan penahanan karena ada riwayat sakit. Namun, penangguhan penahanan itu ditolak kejaksaan.

“Kami sangat berduka dan sangat prihatin dengan kejadian ini. Kami minta dilakukan visum et repertum untuk mengetahui penyebab kematian M Yusuf. Kami menyesal penangguhan penahanannya ditolak kejaksaan,” ujar kuasa hukum M Yusuf, DR Ery Setyanegara.

Ery menambahkan, kematian M Yusuf dengan status sebagai tahanan kejaksaan itu sangat memilukan. Apalagi, imbuh dia, wartawan ini menghadapi kasus yang belum tentu bersalah.

“Kasus ini hanya soal teknis pemberitaan. Semestinya diselesaikan dengan hak jawab, bukan dipidana,” tambah Direktur LBH Setyanegara itu.Ery menyebutkan pihaknya akan menyiapkan langkah-langkah strategis terkait kematian Yusuf.

Ironisnya lagi,”Dewan Pers seolah olah tidak memperdulikan kewajiban kewajiban wartawan”.Apa sebenarnya pungsi Dewan Pers..? ini harus di perjelas agar para pencari berita tidak gamang dalam hal pemberitaan.

“Kita akan siapkan langkah langkah.Beberapa waktu lalu kita sudah lapor ke Komnas HAM dan Provam Mabes Polri.Bisa saja nanti kita minta Jamwas Kejagung untuk memeriksa aparatnya,ujar beliau.

Sementara itu ditempat berbeda menurut Wahyudi ketua harian Laskar Merah Putih Sumatera Utara “Dewan Pers itu jangan ada kepentingan”hak hak wartawan harus di bela demi kebaikan dalam pemberitaan.

Wakapolri sendiri juga mengatakan,oknum wartawan tidak bisa langsung di ponis bersalah apa bila belum terbukti deliknya ujar beliau di beberapa media,terkait meninggalnya salah seorang oknum wartawan di Kalimantan Selatan.(spi/jk)

Tinggalkan Balasan