Dipraja Center : Terkait Pilkada Jabar Quick Count Bukan Keputusan Akhir

0
72

Bandung,sinarpagiindonesia.com –  Quick count pada pilkada Jawa Barat tidak mempengaruhi optimisme bagi pendukung beberapa kandidat yang dianggap memiliki hitungan suara dibawah. Pasalnya, akumulasi suara tersebut masih bersifat sementara.

Seperti yang dinyatakan, simpatisan pasangan Asyik, Wawan Nurjaman. S.sos M.M. Menurutnya, hasil hitungan cepat sementara ini, bukan keputusan akhir. Pasalnya, untuk menghitung suara diseluruh TPS se Jawa Barat tersebut, dianggap bukan hal yang mudah.

“Bisa saja pasangan Sudrajat-Ahmad yang menang. Karena itu warga Jabar diminta untuk bersabar menunggu hasil perhitungan KPU, kita masih optimis Asyik menang”, ungkap Wawan, Kepada sinarpagiindonesia.com, di Soreang, Rabu (27/06). Belum lama ini.

Ditempat yang berbeda, Direktur Executif Dipraja Center, Apih Djaja Dipraja mengatakan, memang cukup mengejutkan penelitian dari berbagai lembaga survei. Pasalnya, Cagub nomor urut 1 Ridwan Kamil – Uu Ruzmanul Ulum (RINDU). Sementara ini, meraih suara terbanyak. Selanjutnya, pasangan nomor urut 3 Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik) menempati posisi ke dua.

“Beberapa waktu lalu, pasangan Asyik sebelumnya berada di urutan ketiga, di bawah Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi 2DM yang hanya mendapat 28,10 persen. Namun, sekarang Asyik diurutan kedua”, Kata Apih Djaja, Di Cafe Panyaungan, Cileunyi, Bandung, diwaktu yang sama.

Selain itu, menurut Apih Djaja, Pilkada Jabar cukup mengejutkan. Pasangan Sudrajat dalam sebulan bisa naik suaranya dari prediksi sebelumnya. Sehingga, keputusan akhir menunggu keputusan KPUD Jawa Barat.

“Semua kemungkinan bisa saja terjadi, kita tunggu aja nanti hasilnya, jangan eklusif, untuk Jabar ini selalu ada kejutan, seperti halnya Pilkada Jabar yang lalu. Sebelumnya, Teten yang unggul, namun hasil akhirnya Aherlah yang menang”, tutupnya. (spi/dimas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here