3 Pelaku Kejahatan di Permak Warga Lalu Diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan

Hukum & Kriminal

Medan,sinarpagiindonesia.com – Tiga orang  pelaku  pencurian ditangkap dan dihajar warga dilokasi pada hari yang berbeda, di paparkan Polsek Percut Sei Tuan, kepada awak media Senin (2/7) sekira pukul 17.00 Wib.

Adapun ketiga tersangka diserahkan warga usai dihajar hingga babak belur yakni, Rihad Saragih alias Aseng (29) warga Jalan Pasar III Gg Murai Krakatau Medan, Indra Setiawan (32) warga Jalan Denai Ujung No 143, Medan Denai, dan Anton (39) etnis tionghoa warga Jalan Beringin Gg Kaswari Pasar VII Tembung Percut Sei Tuan.

Dari data yang dihimpun awak media  bahwa, 3 kejadian berbeda amukan massa dialami Rihad Saragih pelaku perampasan Hand Phone merk Xiomi, hingga terkapar diamuk massa di Jalan William Iskandar/Pancing, Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung terjadi Minggu (1/7) sekira pukul 20,30 WIib malam hari.

Pada malam itu korbannya Albe Goloya Silaban (27) warga Jalan Sukaria/Pancing No. 135, Kelurahan Sidorejo, M.Tembung, saat santai memegang HP sedang duduk menunggu temannya dilokasi kejadian.

Tanpa diduga,tiba-tiba muncul tersangka dengan mengendarai sepedamotor Honda Beat tanpa nomor polisi melintas dilokasi dan secara cepat merampas HP dari tangan korban.

Nasib sial bagi pelaku, aksi rampoknya tidak membuahkan hasil malah  pelaku menjadi tumbal amukan warga yang ada dilokasi kejadian.Pada saat hendak melarikan diri, sepeda motor tersangka  jatuh dan pelaku tersungkur.

Pada saat bersamaan Polisi  datang kelokasi kejadian lalu mengamankan tersangka dari kekejaman warga  yang memang sudah resah di buat para predator 363 dan 365 tersebut.Barang bukti tersangka diamankan ke Polsek Percut Sei Tuan guna diperiksa.

Dihari yang sama sekira pukul 22,00 WIB  pada lokasi yang berbeda, polisi kembali mengamankan Indra Setiawan tsk curanmor hasil amukan massa tkp Jalan Pasar V Timur, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan.Diketahui  Tersangka tak berhasil mengondol sepedamotor Honda Vario warna hitam.BK 5906 AGY yang diparkirkan pemiliknya Rimbun Nainggolan (53) warga Jalan Teratai Ujung, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan.Pada malam itu sepeda motor dalam kondisi kunci kontak masih lengket,korban berhenti dan memarkirkan sepedamotornya lalu singgah sejenak menyambangi rumah temannya Aston Sitanggang (51) dilokasi kejadian.

Saat keduanya tengah asyik ngobrol,tersangka datang langsung menyalakan mesin lalu berusaha membawa kabur sepeda motor korban. Sial bagi tersangka aksinya keburu diketahui korban.Tidak mau kenderaannya dilarikan orang,korban berteriak maling…maling.

Mendengar ada teriakan maling,warga pada saat kejadian ramai dilokasi langsung menghajar tersangka hingga babak belur.Warga tanpa belaskasih terus menghakimi tersangka hingga tak berdaya.Puas melakukan penganiayaan terhadap tersangka,lalu ada beberapa orang warga menghubungi kepolisian.

Mendapatkan informasi tentang adanya perampokan,Polsek Percut Sei Tuan  tiba kelokasi mengamankan tersangka berikut sepedamotor sebagai barang bukti. Lantas mengarahkan korban untuk membuat laporannya.

Dilokasi yang lain lagi dimana tsk curanmor Anton (39) warga Jalan Beringin Gg Kaswari Pasar VII Tembung Percut Sei Tuan, pelaku pencuri sepedamotor babak belur bahkan nyaris tewas diamuk massa di Jalan Perhubungan, Desa Laut Dendang, kec.Percut Sei Tuan.

Kejadian Amuk massa dialami tersangka terjadi  Kamis (28/6) sekira pukul 20.00 WIB. Malam itu korbannya M. Risky (18) warga Dusun Rambungan II Gg Melati. III, Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan

Dengan mengendarai sepedamotor Honda Beat BK 6678 AGR datang ke toko milik temannya Dino Irawan (21) dilokasi kejadian.Dalam kondisi stang terkunci, korban pun memarkirkan sepedamotornya dihalaman toko. Lalu korban masuk kedalam toko untuk belanja .

Pada saat korban berada didalam toko,tersangka Anton yang sudah mendapat sasaran   target untuk dicurinya, lalu mendekati sepedamotor milik korban.Dengan menggunakan  kunci T, pelaku mencoba merusak lubang kunci kontak sepedamotor korban. Namun apes baginya, belum berhasil mencuri sepeda motor,aksinya keburu dilihat warga dilokasi sambil berteriak maling.

Luapan kekesalan dan emosi warga yang tak terbendung, puluhan ayunan tangan dan kaki mendarat ditubuh tersangka hingga tersangka babak belur bahkan nyaris tewas dilokasi.

Diketahui dari warga polisi datang kelokasi mengamankan tersangka dan memboyongnya ke Polsek Percut Sei Tuan berikut barang bukti sepedamotor milik korban.

“Masing-masing tersangka kini dijerat dengan pasal 363 dan 365 dan berkasnya segera dilimpahkan kepihak jaksa penuntut umum (JPU).,”sebut Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil .Zikri kepada wartawan saat memaparkan tiga tersangka hasil amukan massa itu Senin sore.di Mak0 polsek percut sei tuan.(spi/dms)

Tinggalkan Balasan