Kabid Humas Poldasu,Naik Setingkat Menjadi Kombespol

Sumut

Medan,sinarpagiindonesia.com – Perwira Menengah Polda Sumut Tatan Dirsan Atmaja lulusan Akademi Polisi pada Tahun 1996 kini resmi mendapat pangkat Komisaris Besar (Kombes) di institusi Polri dari sebelumnya berpangkat AKBP.

Kombed Tatan Dirsan Atmaja yang merupakan kelahiran Medan Labuhan ini, sekarang menjabat sebagai Kabid Humas Polda Sumut.

Atan, panggilan kecil dari Kombes Tatan Dirsan Atmaja ini merupakan pribadi yang tegas, disiplin, ramah dan suka bercanda, sehingga membuat Atan dikenal banyak kalangan masyarakat, polisi, TNI maupun jurnalis.

Hari ini, Selasa (3/7/2018), Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw memimpin upacara Korps Rapot Kenaikan Pangkat di halaman Mapolda Sumut, diantara ratusan personil yang naik pangkat, Tatan Dirsan Atmaja resmi berpangkat Kombes atau perwira menengah dengan pangkat melati tiga.

Selain sebagai polisi, Kombes Tatan juga aktif dikegiatan olahraga, sosial dan keagamaan seperti olahraga futsal menggelar perlombaan azan, Tahfiz Quran dan juga da’i cilik yang dilaksanakan di Masjid Raya Almashun Medan, dimana pesertanya mencapai seribu orang lebih pada saat menjabat Waka Polrestabes Medan dan membuat posko anti narkoba di kampung kubur, kota kisaran, Kabupaten Asahan saat menjabat Kapolres Asahan.

Sebelum dinas di Sumatera Utara, Kombes Tatan menjabat sebagai Kapolsek Gambir dan juga Kasatreskrim Jakarta Pusat. Perjalanan karir yang panjang dan berliku yang akhirnya membawa Tatan yang dari keluarga kurang mampu ditempatkan dan bertugas di Polda Sumut menduduki jabatan strategis sebagai Kabid Humas Polda Sumut.

Dalam menjalankan tugas, Kombes Tatan sosok yang loyal, royal dan bertanggung jawab terhadap pimpinan dan juga institusi tempat dia bekerja.

Meski terkadang, disituasi yang sulit yaitu menjaga keseimbangan antara institusi dan kebutuhan publik yaitu konfirmasi rekan-rekan media.

Menjadi polisi, adalah cita cita Tatan. Namun tak mudah untuk mewujudkannya. Karena Kombes Tatan harus tiga kali mencoba baru bisa bergabung dengan institusi Polri setelah sebelumnya menjalani pendidikan sebagai taruna.

Selama proses mencoba untuk masuk ke akademi polisi, Kombes Tatan yang dari keluarga biasa (kurang mampu) harus menempah fisik dan mental dengan berlari setiap hari sejauh 30 kilometer.

Prinsip yang ada dalam dirinya dahulu bagaimana merubah hidup menjadi lebih baik dan membuat keluarga tersenyum dan akhirnya alhamdulillah berkat kerja keras dan tangan tuhan, Tatan diterima dan kini menjadi sosok yang dibanggakan keluarga dan masyarakat Sumatera Utara.

Dalam perjalanan tugasnya, Anak kampung Medan Labuhan ini selalu menyempatkan diri untuk membantu antara sesama (sedekah), tak pernah mengenal lelah dan putus asa dalam berkarya dan dalam menjalankan tugas.(spi/red)

Tinggalkan Balasan