Stop Kekerasan Serta Intimidasi Terhadap Wartawan

0
64
Indramayu,sinarpagiindonesia.com –¬†Maraknya tindakan premanisme terhadap profesi wartawan akhir akhir ini membuat kebebasan pers menjadi terhambat. Sehingga pers tidak bisa memaksimalkan fungsinya dalam melakukan kontrol sosial.

Karena adanya tekanan dan intervensi oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab. Ketika seorang wartawan melakukan peliputan, seharusnya dilindungi karena peran media terkait kontrol sosial sangat penting karena turut mendukung dalam suatu program pemerintah dan juga menyuarakan hak masyarakat.

Namun sepertinya semua itu jauh panggang dari api. Berawal dari suatu program pembangunan yang digulirkan pemerintah melalui dana APBD, yaitu kegiatan proyek pekerjaan Peningkatan Jalan yang nilai anggarannya cukup fantastis. Keberadaan Pembangunan Proyek yang berada di salah satu kecamatan diwilayah kabupaten Indramayu,

Dengan berbekal informasi dari masyarakat, Wartawan dan LSM mendatangi lokasi. Namun, kedatangan wartawan dan LSM tidak dijamu dengan baik tapi malah mendapat perlakuan kasar serta diusir saat sedang melakukan peliputan oleh oknum preman yang mengatas namakan dirinya sebagai Ormas,
atas perlakuan oknum tersebut, jelas melanggar tindak pidana UU pokok Pers No 40 Tahun 1999 terkait pengusiran terhadap wartawan pada saat bertugas di lokasi proyek tersebut.

#SAVE_WARTAWAN # Berita Tempat Kejadian Perkara Berita Rakayat Pemred Buser Kriminal Mas Jay Mas Rudi Mas Randi Budi Andri Ade Irawan Elang Mediadunianews Redaksi Redaksi Awpinews Redaksi BantenNet Redaksi Cyberpost Redaksi Detik Kasus Redaksi Fokuswarta Redaksi Kabardaerah Redaksi MediaNasional Redaksi Postnewstime Ki Warok Wiralodra. (Sumber. Rekan Media & kdrh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here