Kapoldasu dan Polresta Pelabuhan Belawan “Tidak Mampu Tertibkan Perjudian di Wilkumnya”

0
94

Danbrig beserta unsur pengurus LMP Sumut saat selesai rapat harian di Hotel Madani Medan (20/07/18)

Medan,sinarpagiindonesia. –  Perjudian di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan kian eksis. Kali ini perjudian dengan modus game ketangkasan tembak ikan berada di Komplek Brayan Trade Center Jalan Veteran Pasar IV, Kec. Labuhan Deli.

Pantauan kru media dilokasi, tampak kendaraan roda empat memenuhi lokasi komplek tersebut.
“Dulunya gudang beras, sekarang sudah jadi lokasi judi  Tembak ikan dan roulette didalam sekitar 8 unit mesin. Lima diantaranya mesin tembak ikan,” ungkap salah seorang narasumber yang tidak ingin namanya di beberkan kepada awak media ini.

Seperti biasa, modus operandi yang dilakukan dalam melakukan transaksi dengan menukarkan sejumlah uang dengan amunisi peluru guna menembak ikan didalam permainan tersebut. Setelah menang, poin yang diperoleh oleh pemain dapat ditukarkan dengan tiket yang selanjutnya di tukarkan dengan uang tunai oleh penjaga/kasir di tempat yang sudah ditentukan.

“Banyak juga pria berambut cepak yang jaga disitu sebagai pengawasnya bang. Hati-hati saja jika mau masuk ke dalam. Pastinya usaha jenis judi ketangkasan belum begitu lama buka bang,” ujarnya.

Terpisah, hingga saat ini bisnis usaha ilegal tersebut yang disebut sebut dikelola oleh pria etnis Tionghoa berinisial AP BK tak tersentuh hukum.
“Belum pernah polisi kesitu bang, kalau pun ada pasti sudah diamankan mereka lah agar tidak berkembang.

Sementara itu Komandan Brigade Laskar Merah Putih Sumut (Danbrig LMP SU) Dedi A.Nasution meminta kepada kedua Petinggi Polisi Sumut tersrbut untuk “membersihkan wilayahnya dari jenis perjudian.Apalagi Daerah Polres pelabuhan Belawan sudah seperti Kota Genting Hailand ujar Dedi pada awak media ini.(spi/ydi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here