Hidup Manis Dengan Prolanis

0
37

Karo,sinarpagiindonesia.com – Usia tidak menjadi halangan meski tak muda lagi, Mismin (58 tahun) terlihat tetap lincah mengikuti gerakan senam Prolanis yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe di halaman Kantor Bupati Karo pada beberapa waktu lalu. Penyakit DM (Diabetes Melitus) yang sudah dideritanya hampir 20 tahun tak menghalangi Mismin untuk aktif beraktivitas.

Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintgratif yang melibatkan peserta, Fasilitas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya yang efektif dan efisien.

Mismin yang merupakan seorang pensiunan guru sudah bergabung dengan kelompok Prolanis Klinik Yoreskitha sejak masih di era Askes. “Sudah lama sekali, dulu kegiatan kelompok Prolanis belum sebanyak sekarang. Sejak bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan, kegiatannya semakin bertambah seperti senam Prolanis yang rutin dilaksanakan satu kali dalam seminggu oleh Klinik Yoreskitha”, ungkap Mismin menceritakan pengalamannya selama menjadi anggota kelompok Prolanis.

Bentuk pelaksanaan atau aktifitas Prolanis mencakup 5 metode, yaitu konsultasi medis, edukasi kelompok Prolanis, reminder melalui SMS Gateway, home visit, dan pemantauan status kesehatan (skrinning kesehatan). Semangat Mismin untuk memiliki hidup yang berkualitas membuatnya aktif mengikuti setiap kegiatan Prolanis yang ada. Tak heran jika akhirnya ia terpilih sebagai ketua kelompok Prolanis Klinik Yoreskitha. Hal ini semakin membanggakan mengingat Klinik Yoreskitha merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayah Kabupaten Karo yang terus meraih Juara I dalam pengelolaan Prolanis.

Lebih lanjut Mismin menceritakan pengalamannya yang takkan pernah terlupakan selama bergabung dalam kelompok Prolanis. “Saya bisa naik pesawat pertama kali dan sholat di masjid Istiqlal Jakarta waktu mengikuti Edukasi Prolanis di Jakarta. Senang sekali rasanya, takkan pernah saya lupakan itu”, ujar Mismin.

Pengalaman manisnya itu menginspirasi teman-teman Mismin yang lain untuk mengikuti kelompok Prolanis BPJS Kesehatan. Tentu saja bukan karena dapat naik pesawat, tapi karena Mismin yang tetap sehat dan bugar meski sudah lebih dari 2 (dua) dasawarsa mengidap DM. ‘Hidup manis dengan Prolanis’, itulah motto yang selalu diucapkannya.(spi/cris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here