4 Orang Pengguna Narkoba di Grebek Polrestabes Medan Dikampung Sejahtera

0
65

Para pemakai barang haram yang kini diamankan Satres Narkoba Polrestabes Medan dari Kampung Sejahtera (kampung kubur).

Medan,sinarpagiindonesia.com – Walaupun sudah dirubah namanya  dari Kampung Kubur menjadi kampung Sejahtera,ternyata tidak menjamin tempat tersebut sejahtera.Untuk menekan peredaran narkotika di Kota Medan, Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali melakukan penggerebekan ,dalam penggerebekan sebanyak empat orang berhasil diamankan dan diboyong ke Polrestabes Medan.

Keempat yang diamankan yakni, Prana Citra Ciawi (30) warga Jalan Karya Gang Pisang Kecamatan Medan Helvetia, Taufik Hidayat (31) warga Jalan Meranti Simp Iskandar Muda No 71 Kecamatan Medan Petisah, Surya Satria (28) warga Jalan TB Simatupang kawasan Pinang Maris Medan Sunggal, dan Heriyandi (52) warga Jalan Amal Gang Kadi No 14, Kecamatan Medan Sunggal.

Operasi Geberek Kampung Narkoba (GKN) di Kampung Sejahtera (Kampung Kubur-red) tepatnya di Jalan Taruma, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (4/8) sore, Selain mengamankan keempat tersangka polisi menyita barang bukti berupa paket sabu seberat 2,5 gram, dua buah alat isap (bong), kaca pirek sisa sabu dan tiga buah mancis.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Priambodo didampingi Waka Sat Narkoba, Kompol Rahmad Gaol Hasibuhan saat dikonfirmasi mengatakan, penggerebekan bermula dari informasi warga yang sudah sangat resah melihat para tersangka kerap mengedarkan dan mengunakan narkoba jenis sabu di salah satu rumah di daerah padat penduduk tersebut. Dari situ kata kasat, mulanya anggota melakukan pengintaian.

“Jadi sore itu personil merasa curiga melihat aktifitas di rumah yang sudah menjadi target kami. Tanpa menunggu waktu dilakukan penggerebekan dan keempatnya kepergok lagi nyabu. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan paket sabu dan seperakat alat nyabu,” ujarnya, Minggu (5/8).

Sambung Kasat, karena sudah ada barang bukti para tersangka narkoba ini digelandang ke komando untuk pemeriksaan. “Keempat tersangka masih dalam pemeriksaan untuk dilakukan pengembangan. Kita ingin tahu, dari sabu itu mereka dapat sehingga jaringan ini dapat kita ungkap,” kata AKBP Raphael Priambodo seraya menjelaskan para tersangka dapat dipersangkakan melanggar UU Nomor 35 tahun 2009 Pasal 114 Sub Pasal 112 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (spi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here