3 Pelaku pencurian Rumah Kosong Krisis di Hakimi Masa Dijalan Paniters

0
33

Labuhan,sinarpagiindonesia.com – Dengan bersimbah darah ACG (34) warga Jalan Letjen Jamin Ginting Pasar VII, Medan, AP (38) warga Desa Nagasaribu II, Kec. Lintong Nihuta, Kab. Humbahas dan SG alias Muel (35) warga Martubung terpaksa dilarikan ke RSU. Bhayangkara TK. II, Medan, Selasa (8/8/2018) sore.

Informasi dihimpun, ketiganya merupakan pelaku pencurian rumah kosong di Jalan Karya II, Kel. Helvetia Timur, Kec. Medan Helvetia.
“Informasi kita peroleh dari Bhabinkamtibmas bahwa telah diamankan 1 unit mobil Toyota Avanza milik pelaku yang dikejar oleh massa. Personil Polsek Medan Labuhan mendatangi TKP dan berhasil mengamankan ketiga pelaku dari amukan massa,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra, S.H., Sik, kepada wartawan melalui sellularnya.
Lanjutnya, para pelaku beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia dan aksinya dipergoki oleh korban.
“Setelah diinterogasi terhadap salah satu pelaku, mereka melakukan aksinya di daerah Helvetia. Aksi mereka keburu dipergoki oleh korban, hingga akhirnya korban mengejar mereka hingga ke Jalan Panitera. Salah satu dari pelaku terpaksa kita boyong ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka parah yang dialaminya saat dimassa oleh warga di TKP. Sementara itu, barang bukti dan dua pelaku lainnya diamankan di Polsek Medan Labuhan dan selanjutnya koordinasi dengan Polsek Medan Helvetia untuk proses sidik,” ujarnya.
Sementara itu, Panit Idik I Reskrim Polsek Medan Helvetia, Ipda Sahri Sebayang, S.H., ketika dikonfirmasi atas penangkapan ketiga pelaku yang beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia, mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.
“Yang nangkap polsek mana? Sampai saat ini belum  ada sama kita. Tunggu diserahkan ke kita dulu, mungkin lagi di kembangkan. Intinya, ketiga tersangka bersama barang bukti belum ada di kantor Polsek Medan Helvetia,” tegasnya.(spi/rbt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here