“Tidak Terima di Tuduh Merampas Uang Tukang Parkir”,Chairum Lubis Lapor ke Polrestabes Medan

0
71

Medan,sinarpagiindonesia.com – Merasa didzolimi dengan tuduhan keji merampas uang dari seorang tukang Parkir yang biasa mangkal di seputaran Jalan AR. Hakim, Medan Area, Chairum Lubis (42) warga Jalan AR. Hakim, laporkan balik, Taufik Hidayat (33) warga Jalan Medan Area Selatan, Gang Delapan No. 10, Kecamatan Medan Area ke Polrestabes Medan, Kamis (9/8) sekira jam 17.00 wib.

Laporan Chairum Lubis tersebut tertuang dalam Nomor STPL/1684/VIII/2018/SPKT Restabes Medan.

Kepada wartwan saat ditemui di Mapolrestabes Medan, Chairum Lubis mengaku tak terima atas tuduhan yang diarahkan padanya. Bahkan, Taufik Hidayat selaku Jukir tersebut juga melaporkannya ke Polrestabes Medan dengan bukti lapor; STTLP/1662/K/VIII/2018/SPKT Restabes Medan.

Chairum Lubis yang merupakan Pimpinan Redaksi (Pemred) di media online ini mengaku tak terima dengan tuduhan Taufik Hidayat, karena Taufik yang merasa memiliki uang sebanyak Rp 3,2 juta dirampas oleh Chairum Lubis.

Chairum Lubis menegaskan bahwa laporan atasnya adalah rekayasa dan sengaja dibuat-buat untuk merusak citranya di masyarakat khususnya seputaran Jalan AR Hakim yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Ini tidak bisa dibiarkan, laporan terlapor terhadap saya mengada-ngada.

Saya harap hal ini secepatnya diproses oleh Polrestabes Medan. Saya yakin penyidik profesional untuk menuntaskan kasus laporan itu,” paparnya.

Menurut dia, laporan yang telah dilakukan ini harus membuat efek jera kepada terlapor yang didalangi oleh oknum pensiunan polisi. Lubis mengakui adanya bukti untuk menjerat terlapor yang telah melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Medan.

Bahkan dirinya mengaku tak habis fikir, dari laporan itu sempat tayang dibeberapa media online. Dalam berita media online, salah seorang temannya, disebut-sebut hendak mengeluarkan senjata yang diduga mirip pistol. Menanggapi berita itu, Chairum Lubis hanya bisa geleng kepala sambil sedikit senyum. Pun begitu, ia dan pihaknya mengaku akan melayangkan surat bantahan, somasi dan melaporkan hal ini Kedewan pers serta kepada Persatuan Wartawan Indonesia tempatnya berorganisasi sebab ia merasa tak ada dikonfirmasi oleh dua wartawan media online yang telah memberitakan secara sepihak seperti yang tertuang dalam berita di media online.

“Pakai Senpi??? Saya tidak punya, yang ada pulpen untuk mencatat bahan berita. Laporan terlapor itu mengada-ada,” ucapnya sambil tersenyum.

“Saya sangat menyayangkan pemberitaan itu tanpa ada konfirmasi kepada saya langsung. Anehnya dalam berita saya sudah dihubungi dan dilayangkan pesan pakai Whatsapp nyatanya tidak ada.
Kan mengada-ada beritanya.

Nomor HP dan Whatapp saya aktif terus kok,” jelasnya.

Selain itu, teman-teman seprofesi saya lainnya yang ada di Polrestabes Medan sangat mendukung langkah Chairum Lubis yang telah membuat laporan di Polrestabes Medan.

Bahkan laporan perampokan yang katanya memakai senjata yang di fitnahkan kepadanya ini sudah naik di media online.

“Kasus ini harus berlanjut dan dituntaskan oleh penyidik Polrestabes Medan,” tandas Anto salah seorang wartawan Polrestabes Medan yang hobby nongkrong di Panglima Coffee ini.(spi/rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here