Danrem 022/PT Ditunjuk Sebagai Dansatgas PAMWIL VVIP RI 1 di Medan

0
98
  • Medan,sinarpagiindonesia.com – Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur, Kolonel Inf R Wahyu Sugiarto, SIP, MHan ditunjuk sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Wilayah (PAMWIL) VVIP RI-1 di Medan, Sumatera Utara pada Minggu (7/10/2018).

Kunjungan Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke Medan, Sumatera Utara adalah dalam rangka membuka kegiatan MTQN XXVll yang dipusatkan di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Jalan Pancing, Kota Medan.

Usai pelaksanaan apel gelar pasukan yang dipimpin Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah yang bertindak sebagai Panglima Komando Operasional (Pangkoops) PAM VVIP RI-1 di Medan, Sumatera Utara, Danrem 022/PT menegaskan siap untuk melaksanakan tugas tanpa ada pengecualian.

“Dalam amanat Pangkoops ditekan bahwa pelaksanaan PAM VVIP RI-1 harus sukses, dan tidak ada kata ulangi. Untuk itu, saya sebagai Dansatgas Pamwil VVIP RI-1 menginstruksikan kepada semua pasukan yang terlibat dalam pengamanan tersebut, baik unsur TNI-Polri maupun sipil harus super serius, dan jangan terjebak oleh hal-hal rutinitas karena sudah sering melaksanakannya,” tegas Kolonel Inf R Wahyu Sugiarto.

Abituren Akmil 1993 ini menyampaikan, dalam amanat Pangdam I/BB bahwa apapun tugas yang diberikan adalah suatu tugas sangat mulia dan untuk itu laksanakan tugas itu dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, sehingga apabila ada kendala di lapangan agar segera dilaporkan untuk diambil langkah-langkah selanjutnya.

“Untuk teknis pelaksaan PAM VVIP RI-1 di Medan, saya sudah perintahkan kepada seluruh personel Satgas PAM untuk mengamankan rute-rute yang akan dilewati Kepala Negara beserta rombongan, mulai dari kedatangan hingga ke tempat yang menjadi lokasi kunjungan,” tegasnya.

Skema pengaman RI-1, lanjutnya, akan dilaksanakan dengan maksimal, terutama di rute kunjungan. Selain pengamanan Ring 1, Ring 2 dan Ring 3, juga pengamanan dilakukan pada sejumlah titik yang dianggap berpotensi terjadi gangguan. (Sumber: Penrem 022/PT/spi/zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here