MUI Dukung Kinerja Polisi Berantas 3 C dan Narkoba

0
41

Belawan,sinarpagiindonesia.com – Polsek Medan Labuhan, selama sepekan berhasil mengungkap kasus kejahatan pencurian kekerasan (Curas), pencurian pemberatan (Curat) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) atau 3C serta kasus narkoba, Selasa (30/10).

Dari pengungkapan itu, turut diamankan sebanyak 20 tersangka dengan barang bukti berupa 6 unit sepeda motor, Hp, besi lempengan, senjata tajam, 0,15 gram sabu, 6 gram ganja dan buku tafsir mimpi togel merupakan hasil kejahatan.

Wakapolres Pelabuhan Belawan, Kompol Tariono Raharjo, mengatakan, kasus yang diungkap terdapat kasus perjudian, kejahatan 3C, minuman keras dan perjudian dengan 16 kasus terhadap 20 tersangka.

“Pengungkapan ini, untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, khususnya Polsek Medan Labuhan. Kita akan terus tingkangkan pengamanan dengan mengungkap terus pelaku kejahatan, agar menjaga keamanan dan kenyamanan di masyarakat,” ungkap Tariono didampingi Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto.

Pihaknya, akan terus berkordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama khususnya MUI sejajaran Medan Utara dan seluruh lapisan masyarakat. Agar, setiap pelaku kejahatan dapat terungkap khusunya kejahatan menyangkut penyakit masyarakat terutama narkoba.

“Kita juga terus melakukan razia – razia ke sejumlah kafe, karena sangat meresahkan yang dianggap sebagai lokasi prostitusi dan narkoba. Makanya, kita terus melakukan kordinasi dengan tokoh agama khususnya MUI,” ujar Wakapolres.

Ketua MUI Medan Deli, H Syamsul Bahri mengapresiasi pengungkapan kasus yang telah diungkap Polsek Medan Labuhan, pihaknya akan terus mendukung kinerja polisi untuk menjaga kondusifitas di tengah tengah masyarakat.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto menambahkan, pelaku kejahatan yang mereka ungkap, merupakan kejahatan yang telah meresahkan masyarakat. Khususnya, pelaku pencurian nasabah bank dengam modus gembos ban mobil korban.

“Dua tersangka gembos ban, pelaku pencurian nasabah bank, kita tembak, karena sudah berulang kali beraksi. Bahkan, sudah keluar masuk penjara. Dari kasus perampokan nasabah bank, ada 17 laporan kita terima, kita masih lakukan pengembangan atas laporan tersebut,” kata Rosyid didampingi Wakapolsek, AKP Ponijo”. (spi/nru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here