Satpol PP Sidak Pengembangan Bangunan PT Budi Agung

0
144

Rancaekek,sinarpagiindonesia.com – Petugas Penegak Perundang – undangan (Gakperunda) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung mendatangai lokasi proyek pengembangan bangunan PT Budi Agung Sentosa yang berlokasi di Kampung Kekencehan Rt 04/01 Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Bandung. Senin (03/11/2018).

Hasil sidak yang dilakukan, pihaknya menemukan kegiatan proyek yang dianggap akan berdampak buruk bagi lingkungan. Selain itu, hasil verifikasi yang dilakukan. Pihak perusahaan belum melengkapi perijinan. Sehingga pihaknya meminta pihak perusahaan untuk menghentikan terlebih dahulu proyek tersebut.

Kepala Bidang Gekperunda Kabupaten Bandung melalui Kepala Seksi Pelaksana lapangan, Aji Windaris mengatakan, hasil verifikasi yang telah dilakukan akan didalami dengan melibatkan Dinas yang lainnya di Kabupaten Bandung.

“Setelah dilakukan verifikasi ini, kita akan berkordinasi, karena ini melibatkan Dinas Perijinan, Lingkungan Hidup, PUPR dan BBWS,” Ungkap Aji kepada  sinarpagiindonesia.com di PT Budi Agung Sentosa saat melakukan sidak, Senin (03/11).

Aji menuturkan, pihaknya telah menekankan kepada pihak perusahaan agar menghentikan terlebih dahulu kegiatan proyek sebelum melengkapi perijinan. Selain itu, pihaknya meminta kepada perusahaan untuk membersihkan materil proyek yang berdampak penyempitan sungai Cimande.

“Kita sudah sampaikan ke pihak perusahaan agar menghentikan terlebih dahulu proyeknya. Selain itu, pihak perusahaan harus membersihkan materil yang berserakan ke Sungai Cimande, berhubungan sekarang musim hujan, nanti air sungai bisa meluap ke warga”, Ungkapnya.

Saat dilakukan Verifikasi, Pihak perusahaan membantah jika belum meiliki ijin. Melalui HRD PT Budi Agung, edi mengatakan, pihaknya telah melengkapi perijinan dari beberapa tahun yang lalu.

“Pada prinsifnya ijin lokasi sudah ada dari Tahun 2015 dan sudah ditandatangi oleh Bupati. Selain itu, kita sudah berkonsultasi dengan pihak BBWS, yang jelas proyek yang dilakukan adalah membuat pondasi jembatan untuk melewati sungai Cimande. Sehingga, belum mulai kepada pembangunan”, Pungkasnya. (spi/dimas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here