Kapolri dan Panglima Dampingi Presiden Pantau Penanganan Tsunami Selat Sunda

0
158
Kapolri didampingi Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir, As Ops Kapolri Irjen Pol Deden Juhara, Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri,Dankor Brimob Polri Irjen Pol Rudi Sufahriyadi, Kadiv Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal, Kapusdokes Polri Brigjen Pol Dr.Arthur Tampi dan Direktur Polisi Udara Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat
Lokasi pertama kali yang dikunjungi Jokowi adalah Posko BNPB kemudian ke  Puskesmas Kabupaten Pandeglang. Di sana meninjau pelayanan kesehatan yang jadi tempat perawatan para korban bencana tsunami.

Jokowi ingin memastikan agar penanganan dampak bencana tsunami diselesaikan cepat dan baik, terutama soal evakuasi korban dan adanya bantuan pelayanan kesehatan. Kegiatan peninjauan dilanjutkan ke posko pengungsian dan trauma healing, dan berakhir di pantai Carita.

Dia menegaskan pemerintah pusat akan membantu seluruh penangan dan evakusi korban bencana. Seluruh korban akan didata baik korban jiwa, materil dan non-materil. Penyediaan air bersih dan posko kesehatan sebanyak mungkin akan kita upayakan. Selanjutnya penanganan trauma healing kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB tercatat ada 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi.  Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak.(spi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here