“Kapolrestabes Medan Diminta Kaji Ulang Posisi Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu”

0
114

P.Batu,sinarpagiindonesia.com – Semenjak Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu dijabat oleh Iptu Suhaily Hasibuan ,sepertinya riwayat tindak pidana kejahatan diduga semakin meningkat khusunya di wilayah hukum Polsek Pancur Batu.

Kapolrestabes Medan diminta segera kaji ulang posisi Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu demi keyamanan masyarakat Pancur Batu .

Seperti yang terjadi baru baru ini terhadap ” Yogi Stand Handphone merk Oppo yang diperbantukan berniaga di Putra Ponsel Simpang Namorih Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang baru baru ini dipaksa menyerahkan sejumlah uang kepada pria yang tidak ia kenal sama sekali , yogi pun sangat merasa kecewa dengan kinerja Polsek Pancur Batu.

Pasalnya,kejadian yang menimpa dirinya beberapa waktu lalu, yang sudah ia laporkan pun hingga januri 2019  belum juga membuahkan hasil dari Polsek Pancur Batu .

Pria yang akrab dipanggil Oppo ini pun menceritakan kronologisnya pada tanggal (6 /12/2018) sekira pukuk 22.00 Malam seorang pria bertopi yang tidak dia kenal datang ke toko putra ponsel untuk meminta uang kepada pemilik toko,dengan beralasan untuk menebus HP  di Namo Salak .

Akhirnya saya pun disuruh oleh pemilik toko untuk mendampingi pria yang diketahui bernama Nagut tersebut untuk menebus hp yang dimaksud.Namun saya dibawa jalan kaki mutar mutar ditempat gelap.Dan tidak berapa lama datang seorang pria kurus yang tidak saya kenal dengan mengendarai sepeda motor Satria.Pada saat ditempat gelap tiba tiba uang yang saya bawa di minta paksa oleh Nagut dan menyerahkan uang tersebut kepada pria yang menaiki sepeda motor yang setau saya berinisial (Ud) .

Yogi menambahkan ” bahwa setelah Nagut memberikan uang yang di rampas darinya,pria yang mengendarai sepeda motor langsung tancap gas.Dengan kejadian tersebut,saya menghubungi  pemilik toko dan tidak berapa lama mereka menjemput saya dan pada malam.itu juga kami membuat laporan ke Polsek Pancur Batu .

Namun ironisnya,hingga kini pelakunya belum ditangkap dan saya sempat mendapatkan kabar bahwa Nagut kembali beraksi di seputaran tempat tinggal nya .

Putra pemilik toko kepada wartawan membenarkan hal tersebut . Kronologinya benar dan sudah kami lapor ke Polsek Pancur Batu malam itu juga .Namun hingga kini laporan  kami sepertinya Jalan ditempat,pelakunya masih bergentayangan diwilayah hukum Polsek Pancur Batu.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chan saat di konfirmasi (7/1/2019) mengatakan bahwa pihaknya sudah mencari terlapor namun belum ditemukan , kami sudah kordinasi dengan Kepala Desa setempat,menurut informasi dari Kades terlapor sudah pergi dan tak tau kemana .

Sementara itu ” Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily Hasibuan saat di konfirmasi via wa mengatakan, ” Setelah pers Penyelidik kita melakukan upaya penangkapan yang kedua kalinya pada hari jumat tgl 04 Januari 2019 pada pukul 20.00 Wib tersangka tidak berada dirumah lagi.

Didampingi Kades dan membuatkan surat keterangn bahwa trsangka sudah tidak bertempat tinggal lagi di Desa dan SP2HP sudah dilayangkan kepada pelapor .Namun Yogi menerangkan tentang sejauh mana penyidikan yang dilakuan penyidik terhadap laporannya tersebut sampai dengan upaya untuk penngkapan terhadap terlapor.

Hingga berita ini dimuat,tersangka belum juga ditangkap,kami warga disekitar Pancur Batu,meminta kepada pak Kapolres,untuk meninjau kembali “penempatan tugas Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu yang kami anggap tidak bekerja secara profesional” menuju Polisi PROMOTER”. (spi/leo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here