“Satlantas Polrestabes Medan,Tetap Komit Memberi Pelayanan Prima”

0
85

Medan,sinarpagiindonesia.com – Undang-undang no 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 77 ayat (1) Menjelaskan, bahwa setiap orang yang mengemudikan kenderaan bermotor di jalan, wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Peraturan ini berlaku bagi seluruh orang yang usianya sudah diatas 18 Tahun dan yang mengenderai roda 2 dan roda 4.Seperti Fitra Prayudha (19), ketika benar – benar  mampu berkendara sepeda Motor, merasa, betapa pentingnya memiliki SIM.Hal ini menunjukkan kepatuhannya pada Peraturan dan Perundang – undangan yang berlaku sewaktu berkendara di Jalan.

Awalnya Fitra Prayudha ragu untuk mengurus SIM – C nya, karena mendengar Isu bahwa sangat sulit pengurusannya.Setelah di coba ternyata cerita itu tidak benar.Saat ditemui Wartawan ini,  pada (27/12/2018) lalu di Areal Test Uji Kemudi Satlantas Polrestabes Medan Jalan l. Adi Negoro, Fitra Prayudha mengatakan,awalnya saya ragu,karena ada  yang  mengatakan sulit dan banyak Calo..!

Ternyata itu sama sekali tidak Benar..! sebab,petugas Kepolisian Satlantas selalu menginformasikan melalui pengeras suara agar berhati hati kepada “calo” yang selalu merugikan orang lain.
Saya datang di sambut dengan baik dan ramah serta sopan.
Satu orang Calo pun gak ada berada diareal Satlantas baik ditempat pengujian maupun ditempat praktik kenderaan.

Untuk biaya pengurusannya saya hanya membayar Rp. 100.000 di Bank dan Rp. 30.000 untuk periksa kesehatan. yang ada di salah satu ruang Satlantas Polrestabes Medan.
Saya sangat puas dengan petugas di Satlantas Polrestabes Medan yang mampu menunjukkan pelayanan secara prima, ujar Yudha.

Sejak masuk ke ruang kesehatan, mengisi formulir pendaftaran, membayar uang Pengurusan SIM di Bank, Ruang Photo sekaligus dengan sidik jari dan tanda tangan. Petugas yang melayani sangat sopan, Kerjanya pun cepat. Betul-betul Melayani, melindungi serta dapat Mengayomi Masyarakat. kata Yudha.

Diruang Teori pun saya di pandu, bahkan di ajarkan cara menggunakan Komputer untuk menjawab 30 pertanyaan yg ada dalam program komputer dan selanjutnya saya menjawab Sendiri, soal – soal yang di uji, katanya.

Untuk pengurusan berawal sejak tanggal 4 Desember 2018 lalu. Setelah saya lulus ujian teori, saya mengikuti test uji praktek sampai 3 (tiga) kali saya harus mengulang. Syukurlah…! Setelah 3 kali saya mengikuti test uji kemudi, petugas yang menguji, saya menyatakan “Lulus” dengan kemampuan saya saat berkendara,bukan karena bantuan dari sesuatu pihak. Ujar nya.

Sebelum saya mencoba ikut ujian pengurusan SIM – C ini sambil menunjukkan SIM nya yang baru selesai dan baru diambilnya, orang tua saya memberikan pesan katanya,
” Jangan pernah kamu mengejar keinginanmu, tapi kejarlah kebutuhan mu ” karena orang yang selalu mengejar keinginannya Pasti akan melakukan benyak hal. Maka lupa akan kebutuhannya. Tegas Yudha menirukan perkataan orang tua nya.

Pesan orang tua saya lah yang membuat saya termotivasi dan yakin bahwa saya telah di berikan Ilmu yang bermanfaat dari orang tua saya. Ternyata saya berhasil memiliki SIM – C dengan mudah dan tanpa Calo, kata nya sambil tersenyum.

Sementara itu paur SIM AKP Joko Lelono selalu mengingatkan kepada setiap warga masyarakat yang akan mengurus SIM agar selalu berhati hati,jangan tergiur dengan kata kata manis para “calo” yang berada diluar area kita sebab,kita sedang menuju Polisi Profesional Modren dan Terpercaya (PROMOTER) ujarnya mengakhiri. (spi/muh/ydi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here