Karyawan Pos Indonesia,Tuntut Direksi Copot Jabatan

0
141

Bandung,sinarpagiindonesia.com –  Ratusan karyawan PT Pos Indonesia yang terhimpun dalam Organisasi Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) menggelar Aksi Damai Nasional untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada jajaran Direksi PT Pos Indonesia.

Aksi damai tersebut dimulai pukul 09.00 WIB di depan Gedung Pengadilan Industrial, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin (28/1/2019).  Pada sekitar pukul 10.30 WIB peserta Aksi melanjutkan aksinya dengan Long Mach (Jalan Kaki) di Depan Gedung Graha Pos Indonesia.

Salah satu Koordinator Aksi Damai dari salahsatu Kota Jakarta, Danny Momer, mengatakan bahwa kedepan PT Pos Indonesia harus menjadi infrastruktur jaringan negara, backbone perposan nasional dan menjadi backbone logistik nasional.

“Atas dasar itu kami menuntut jajaran PT. Pos Indonesia untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direksi dan dari sini kita akan longmarch menuju Jalan Banda dimana PT Pos Pusat berada” kata Danny.

Sementara itu, Ketua Umum Organisasi Serikat Pekerja Pos Indonesia, mengatakan bahwa aksi ini digelar karena melihat kondisi yang sedang terjadi di PT Pos Indonesia. Padahal, perusahaan ini adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merupakan aset negara.

“Kami menuntut manajemen PT Pos Indonesia untuk memperbaiki pengelolaan perusahaan yang didasarkan pada UUD 1945, peraturan perundang-undangan, aturan ketenagakerjaan, serikat pekerja, dan didasarkan atas keterbukaan informasi publik,” ujarnya saat orasi di depan Gedung Graha Pos Indonesia.

Aksi damai karyawan PT Pos Indonesia ini dihadiri oleh karyawan Pos Indonesia di seluruh Indonesia. Aksi tersebut di dasari dengan adanya wan prestasi yang dilakukan manajemen terhadap Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2017-2019, diduga manejemen melakukan Union Busting, adanya indikasi mal-administrasi tata kelola PT Pos Indonesia, indikasi terjadi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dan tersendat nya percepatan penyetaraan status karyawan dan pensiunan. (spi/dimas/erwin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here