Meregang Nyawa Asisten Rumah Tangga di Rumah Majikan Karena Aborsi

0
23

Medan,sinarpagiindonesia.com – Karena tidak ingin menanggung malu akibat melakukan hubungan diluar nikah,asisten rumah tangga disalah satu rumah Jalan Hasanudin No 23 Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru meregang nyawa.Yariba Laia(21) menghembuskan nafasnya diduga setelah melakukan aborsi dirumah majikannya pada Sabtu (9/3)yang lalu.

Polisi berhasil mengamankan salah seorang pemuda yang diduga adalah kekasihnya.Motif kematian ART itu terungkap setelah polisi menemukan serta mengamankan kekasih Yariba Laia yakni Meiman Jaya Hulu (20) pemuda asal Lewa-Lewa Boronado.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing saat ditemui wartawan, Senin (11/3) mengatakan Meiman diamankan di Jalan Sei Bulan Kelurahan Merdeka Kecamatan Medan Baru, karena membelikan obat penggugur kandungan untuk korban. “Dari pengakuan tersangka, korban yang meminta dan menyuruhnya membeli obat itu dikarenakan malu kalau sampai tau orang di kampung,” jelas Kapolsek.

Dalam pengakuannya, Meiman membeli obat merk Sopros melalui online dengan harga 1,1 juta,  dengan aturan pakai harus diminum 4 kali dalam sehari. “Setiap kali mengkonsumsi harus 4 butir diminum,” beber Martuasah.

Diketahui Meiman yang merupakan mahasiswa di salah satu unviersitas swasta di Medan mengakui telah menjalin hubungan asmara dengan Yariba Laia selama 8 bulan. “Akibat perbuatannya, Meiman akan diganjar pasal 348 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Kapolsek mengakhiri. (spi/zikri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here