“Inspektorat Kabupaten Nias,Harus Audit Proyek Dana Desa Hilimoasio di Duga Melakukan Penyelewengan”

0
486

Bukti poto pengerjaan asal jadi dari Dana Desa(DD) dikskukan oleh oknum Kades

Nias,sinarpagiindonesia.com – Dimasa pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,semuah Pemerintah Daerah Kabupaten di Indonesia menerima bantuan dari Pemerintah Pusat yang anggarannya diambil dari APBN.Tujuan Pemerintah memberi bantuan untuk mensejahterakan warganya yang berada di Daerah Pedesaan.Termasuk di Provinsi Sumatera Utara Kabupaten Nias.

Namun ternyata,dana Desa tersebut dimanfaatkan oleh segelintir oknum perangkat Desa yang mencoba memperkaya diri sendiri dengan menggunakan dana Desa tersebut.Seperti yang terjadi di Desa Halimoasio Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias terkai dana Desa (DD) Tahun anggaran 2018 diduga diselewengkan oleh Tema Hura yang juga sebagai Kepala Desa Hilimoasio.

Kekecewaan warga masyarakat Hilimasio semakin terasa ketika oknum Kepala Desa tersebut diduga melakukan penyelewengan dana dengan cara memperbaiki ataupun merehab bangunan jalan diwilayah Desa itu.Ini mereka lakukan dengan protes sembari mendatangi Kantor Desa pada Selasa (28/5/19) lalu.

Tidak sampai disitu saja, berdasarkan laporan masyarakat pada tanggal (19/05/19 ) tentang dugaan penyelewengan dana beserta poto bukti adanya penyelewengan diantaranya :

a. Dana penunjang kegiatan pembangunan fisik Rp 813 305 300 hanya terlaksana sekitar 60 %.

b. Dana penunjang kegiatan yang lain tidak terlaksana seperti,

1. Dana pembelajaran Teratak TA 2018 sebanyak 2 unit..

2.Dana kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Desa

3. Dana kegiatan Pemuda dan Remaja

4.Dana pelatihan KPMD di tingkat Kabupaten

5.Dana Pelatihan peningkatan kapasitas Aparatur Pemerintah Desa.

6.dana Transport remaja untuk mengikuti kegiatan HUT KEMRI TA. 2018 ditingkat Kecamatan.

7.Dana perekrutan perangkat Desa TA 2018

8.Dana pelatihan PKK

9.dana tak terduga

10.Dana biaya pertemuan

Akhirnya warga masyarakat melaporkan kepada salah satu LSM selanjutnya, Sekjend LSM PERKARA Edward Lahagu menyampaikan harapan pada wartawan www.sinarpagiindonesia.com agar segera dipublikasikan untuk diketahui Bupati beserta unsur lainnya termasuk Kapolres dan Kajari Nias.

Masih menurut beliau,saya berharap kepada pemerintah Kabupaten Nias dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Nias agar mengaudit langsung kegiatan yang dilaporkan ini, harap Edward saat di konfirmasi lewat via seluler (HP)

Dari pantau awak media masyarakat yang melaporkan antara lain, Putra Nahama hura ,S, Pd, Maleakhi hura, Temazatulo hura, Fanolo Hura, Sadarnoina Hura, Fofogo Hura, Faozanolo Jura.

Sementara itu ketua Laskar Nerah Putih Nias Barat (LMP NIBAR) ketika dimintai keterangannya tentang adanya dugaan dana Desa yang diselewengkan mengatakan,sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten Nias memantau anggaran yang diturunksn pemerintah untuk mensejahterakan warga judulnya saja (DD).

Tapi,kalau juga tidak ada perkembangannya,laporkan ke Tindak Pidana Korupsi Polres Nias ataupun Kejaksaan Negeri (Kajari) Nias ucap Taupik kepada Redsksi sinarpagiindonesia.com melalui HP nya mengakhiri.(spi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here