“Persoalan Dana Desa Tidak Bisa di Proses,Karena Inspektorat Tidak Ada Anggaran”

562

Nias,sinarpagiindonesia.com – Menindaklanjuti laporan masyarakat Desa Hilimoasio Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias terkait Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018 diduga ada indikasi penyelewengan yang dilakukan Temaaro Hura Kepala Desa Hilimoasio, tidak dapat diproses karena tidak ada anggaran, sebut inspektur kabupaten Nias pada awak mefua ini Senin (10/6/19)

Hal ini didasari beberapa awak media menyambangi kantor Inspektorat Kabupaten Nias, di Jalan. Karet.no.36 Gunungsitoli. Senin Tanggal 10/06/2019.
Menayakan tentang laporan masyarakat Desa Hilimoasio Kecamatan Idanogawo, Tetang penyalahgunaan Dana Desa tahun 2018 tersebut.

Apakah laporan masyarakat sudah di proses pak….? atau sudah tinjau ulang.Dan kami mendengar dari beberapa masyarakat bahwa Kepala Desa Hilimoasio sudah dipanggil Inspektorat.

Jawab”foaro lahagu SE, saya tidak Tau.
Surat laporan masyarakat sudah masuk dua minggu yang lalu pak…Jawab” faora lahagu SE, sebagai Kepala Inspektorat. Belum kita proses ,sepuluh hari libur biar kamu tau , baru Hari ini masuk kantor ujarnys.

Artinya belum turun kelapangan pak, belum..belum.
Dan tidak Serta merta ,sedang turun anggota saya dilapangan di Puskesmas Semua.ucap foaro lahagu.

Selajutnya awak media megajukan pertanyaan kembali, kita sudah turun kelapangan pak,di Desa Hilimoasia karna kita sudah ikut rapat, pada Tahun 2018 ada beberapa aitem yang belum terlaksana  seperti :
1.teratak dan parit dan juga pembukaan badan Jalan baru dan lainnya. kira-kira kapan di proses pak

“foaro lahagu SE mengatakan,saya kurang tau itu.
Kemungkinan, pada bulan Juli itu pun kalo sudah sampai disini. Di Cek dulu surat -surat dan itu belum tentu di tangapi dulu karna banyak tugas -tugas disini secara reguler. contoh ada seratus kasus yang masuk kesini belum tentu ada anggaran, kata Foaro Lahagu

Jadi pak “kalo tidak ada anggaran,laporan masyarakat tidak di proses,

Diduga  adanya pernainan di tubuh Inspektorat ketua GNPKRI Soni Lahagu mengatakan,Persoakan ini garus segera diprises demi hukum sebab ini nenysngkut jesehzh teraan rakyat,yang nana,angfaran tersebut datsngnya dari pemerintah dan semuahnya itu datang dari rakyat melalui pajak yang dibebankan kepada warga masyarakat ucapnya.

Dan bila perlu kasus ini kita giring ke Polres bidang Tipikor apa bila Inspiktiorat “melempem alias mandul”ucap Soni mengakhiri.(spi/red)