Dirnarkoba Poldasu Paparkan Pemusnahan Narkoba

86

Medan,sinarpagiindonesia.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut melaksanakan pemusnahan barang bukti penyalahgunaan narkoba bertempat dikantor Ditresnarkoba Polda Sumut jam 14.00 WIB. Adapun jenis narkoba yang dimusnahkan terdiri dari 160.209,03 gram sabu, 169.588 gram ganja dan 15.722 gram daun Khat dengan jumlah kasus 52 dan tersangka 93, Jumat (9/8/19).

Adapun barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan hasil sitaan dari Ditresnarkoba Polda Sumut periode Bulan Maret s/d Juli 2019.

Pemusnahan barang bukti dilakukan setelah terlebih dahulu diteliti kebenarannya oleh Staf Labfor Cabang Medan , selanjutnya untuk barang bukti berupa sabu, ganja dan daun Khat dimasukkan ke dalam air panas yang sudah mendidih / dicampur dan diaduk sampai dengan merata kemudian dibuang kedalam lubang tanah yang sudah dipersiapkan sedangkan untuk barang bukti ganja dilakukan dengan cara membakar, pemusnahan barang bukti ini disaksikan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto,SH,MH, Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung, Kabid Humas Poldasu Kombespol Tatan Dirsanatmaja, SIK, Para Pejabat Utama yang mewakili dari Kejaksaan Negeri Sumut, Pengadilan Negeri Medan, Balai Besar POM Medan, BNN Provinsi Sumut, Penasehat Hukum dan turut disaksikan oleh para tersangka kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan.

Pasal yang dilanggar para tersangka, Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). Narkotika Golongan I Jenis Shabu seberat 162,14 (seratus enam puluh dua koma empat belas) Kg, dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 1.621.400 (satu juta enam ratus dua puluh satu ribu empat ratus) Orang dengan asumsi 1 gram untuk 10 orang pengguna Narkotika Golongan I Jenis Pil Ecstasy sebanyak 16.224 (enam belas ribu dua ratus dua puluh empat) butir, dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 16.224 (enam belas ribu dua ratus dua puluh empat) orang dengan asumsi 1 butir untuk 1 orang pengguna.

Kronologis penangkapan masing-masing tersangka:
Penangkapan Pertama oleh Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, Berdasarkan laporan informasi dari masyarakat pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 sekira pukul 12.00 wib ada 2 (dua) orang laki-laki membawa Narkotika Jenis Sabu di Kota Tanjung Balai menuju Medan.

Pada hari Jumat tanggal 12 Juli 2019 sekira pukul 02.00 Wib melakukan penangkapan Tersangka AK Als. W dan Tersangka MAJ di Jalan Lintas Sumatera Perkebunan Sei dadap I / II Kec. Air Batu Kab. Asahan, tepatnya di pinggir jalan dengan barang bukti yang disita berupa 1 (satu) buah tas warna merah didalamnya terdapat 4 (empat) bungkus plastik hijau bertuliskan tulisan china merek Chinese Pin Wei yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhannya seberat lebih kurang 4.000 (empat ribu) gram dan 1 (satu) buah plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 5 ( lima ) bungkus plastik warna hijau yang bertuliskan tulisan china merek Chinese Pin Wei yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseuruhannya seberat lebih kurang 5.000 (lima ribu) gram.

Selanjutnya Tersangka AK Als. W dan Tersangka MAJ beserta barang bukti di bawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna proses lebih lanjut. Dari hasil interograsi dan analisa kasus Tersangka AK Als. W dan Tersangka MAJ, diperoleh keterangan bahwa ada 1 (satu) orang laki-laki yang akan memiliki Narkotika Jenis Sabu di Kota Tanjung Balai.

Tersangka : AK als W dan MAJ, disita berupa 1 buah tas warna merah didalamnya terdapat 4 bungkus plastik hijau bertuliskan China merek Chinnese Pin Wei yang berisikan narkotika jenis sabu dan 1 buah plastik besar warna hitam yang didalamnya terdapat 5 bungkus plastik yang bertuliskan China merek Chinnese Pin Wei dengan berat 5.000 gram.

Penangkapan Kedua oleh Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut Dari hasil keterangan tersangka AK Als. W dan Tersangka MAJ dilakukan pengembangan oleh Petugas Kepolisian dari Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, pada hari Sabtu tanggal 13 Juli 2019 sekira pukul 10.00 Wib melakukan penangkapan terhadap Tersangka AR di Jalan S. Parman Kec. Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai dan berhasil menyita 2 (dua) unit handphone.

Dari hasil interograsi terhadap Tersangka AR bahwa Narkotika Jenis Sabu sudah diserahkan kepada tersangka S Als. L dan sudah diedarkan sebanyak 3 (tiga) bungkus oleh tersangka S Als. A, atas perintah tersangka Y.

Kemudian Petugas Kepolisian Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan pengejaran terhadap S Als. A dan sekira pukul 16.00 Wib, Petugas Kepolisian berhasil melakukan penangkapan terhadap Tersangka S Als. A di Simpang Kawat Tanjung Balai tepatnya di pinggir jalan dan berhasil menyita 2 (dua) unit handphone.

Dari hasil interogasi terhadap Tersangka S Als. A bahwa Narkotika Jenis Sabu tersebut sudah diserahkan kembali kepada S Als. L, selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan pengejaran terhadap Tersangka S Als. L dan sekira pukul 21.00 Wib, Petugas Kepolisian berhasil melakukan penangkapan terhadap Tersangka S Als. L di Jalan Lintas Samatera Kec. Air Batu, Tanjung Balai, tepatnya di pinggir jalan.

Dari hasil interogasi terhadap Tersangka S Als. L bahwa Narkotika Jenis Sabu tersebut sudah disimpan / di tanam tepatnya di semak-semak rumput depan rumah Tersangka Y, lalu Petugas Kepolisian menuju rumah Y dan setibanya di lokasi tersebut Petugas menemukan 1 (satu) buah tas warna hitam yang didalamnya terdapat 5 (lima) bungkus plastik I warna kuning emas bertuliskan tulisan china berisikan narkotika jenis sabu dan 3 (tiga) bungkus aluminium foil berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhannya seberat lebih kurang 7.159 (tujuh ribu seratus lima puluh atha se) gram. Kemudian Petugas Kepolisian melakukan pengejaran terhadap Tersangka Y namun belum dapat ditemukan. Selanjut tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna proses lebih lanjut.

Tersangka : AR, S Als. A dan S Als. L, diperoleh keterangan bahwa ada 2 (dua) orang laki-laki yang akan membawa Narkotika Jenis Sabu di Kota Tanjung Balai menuju kota Medan. Disita barang bukti berupa 1 (satu) buah tas warna hitam yang didalamnya terdapat 5 (lima) bungkus plastik I warna kuning emas bertuliskan tulisan china berisikan narkotika jenis sabu dan 3 (tiga) bungkus aluminium foil berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhannya seberat lebih kurang 7.159 (tujuh ribu seratus lima puluh atha se) gram.
Penangkapan Ketiga oleh Unit II Subdit II dan Unit 1 Subdit III Dari hasil keterangan tersangka Tersangka AR, Tersangka S Als. A dan Tersangka S Als. L dilakukan pengembangan oleh Petugas Kepolisian dari Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, pada hari Senin tanggal 29 Juli 2019 sekira pukul 03.00 Wib melakukan penangkapan terhadap Tersangka SB dan Tersangka RH di Jalan lintas Tanjung Balai – Kisaran kab Asahan dan berhasil ditemukan serta disita barang bukti berupa 1 (satu) buah tas warna merah berisikan Narkotika Jenis Sabu seberat lebih kurang 20 (dua puluh) Kg. Hasil interograsi dari tersangka SB dan tersangka RH di dapat informasi bahwa narkotika jenis sabu tersebut bersumber dari Z (DPO) yang berada di Malaysia. Sesuai petunjuk Z (DPO) bahwa Narkotika Jenis sabu tersebut akan diberikan ke Orang Aceh yang tidak diketahui berada di kab Sergai.

Pada saat tersangka SB dan tersangka RH di bawa pengembangan untuk mencari orang yang menerima Narkotika Jeni sabu di Kab. Sergai, tersangka SB dan tersangka RH mencoba akan melarikan diri lalu diberi tembakan peringatan keudara 3 kali dan tidak dihiraukan sehingga Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka SB dan tersangka RH di kaki.

Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis. Setelah selesai perawatan medis, kedua tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna atha ses lebih lanjut.

Tersangka : SB dan RH, disita barang bukti 1 (satu) buah tas warna merah berisikan Narkotika Jenis Sabu seberat lebih kurang 20 (dua puluh) Kg.

Penangkapan Keempat oleh Petugas Bea Cukai Bandara Kuala Namu dan Unit 2 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, Pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 sekira pukul 08.30 Wib, Petugas Kepolisian Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi dari Petugas Bea & Cukai Kualanamu, bahwa ada kiriman 2 (dua) Kotak dari Negara Ethiopia, yang berisikan daun kering dari tanaman Khat ( atha edulis) mengandung cellulose senyawa Narkotika jenis tanaman Golongan I dengan alamat yang ditujukan kepada Tersangka SAA (WN Ethiopia) di Jln Binjai KM 12,7 Wisma Keluarga No 44 Diski Kec. Sunggal, dengan cara pengiriman memakai jasa Kantor Pos Lubuk Pakam. Selanjutnya Petugas Kepolisian Unit 2 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut bersama pegawai Kantor Pos, menuju TKP dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka SAA dan hasil interograsi bawaha tersangka SAA mengaku sebagai pemilik paket (sesuai alamat).

Tersangka SAA merupakan Imigran dari Negara Ethiopia dan sudah 5 (lima) tahun tinggal di Indonesia/Medan, serta sudah dapat memahami Bahasa Indonesia. Dan tersangka SAA menerima kiriman dari temannya yang berinisial M (WN Ethiopia) dari Negara Ethiopia dan rencananya barang bukti tersebut akan dikirimkan lagi ke Negara Kanada bersama dengan paket pakaian. Tersangka SAA tidak mengetahui jika tanaman tersebut merupakan Narkotika Gol I, namun berdasarkan komunikasi tersangka SAA dengan temannya yang berinisial M, jika menjual daun tersebut akan mendapat untung banyak. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna proses lebih lanjut.

Tersangka : SAA disita berupa barang bukti 2 (dua) Kotak dari Negara Ethiopia, yang berisikan daun kering dari tanaman Khat (catha edulis) mengandung cellulose senyawa Narkotika jenis tanaman Golongan I.

Pasal yang dilanggar para tersangka, Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).
Narkotika Golongan I Jenis Ganja seberat 170.000 (seratus tujuh puluh ribu) gram, dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 170.000 (seratus tujuh puluh ribu) Orang dengan asumsi 1 gram untuk 1 orang pengguna Narkotika Golongan I Jenis Daun Khat seberat 15.900 (lima belas ribu sembilan) gram, dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 15.900 (lima ribu sembilan) orang dengan asumsi 1 gram untuk 1 orang pengguna.

Total keseluruhan anak bangsa yang diselamatkan sebanyak 1.823.524 (satu juta delapan ratus dua puluh tiga ribu lima ratus dua puluh empat) Orang. (spi/red)