Menjelang Hari Terakhir Ops Patuh Toba 2019,Jumlah Pelanggar Lalin Turun Drastis

0
29

Medan,sinarpagiindonesia.com – Kesadaran warga masyarakat Sumatera Utara untuk berlalu lintas terlihat sudah mulai membaik,dan berdampak pada banyaknya warga masyarakat membayar pajak kenderannya di kantor Sistim Manunggal Satu Atap (Samsat) baik di Medan Selatan Jalan SM.Raja maupun di Medan Utara Jalan Putri Hijau Medan.

Ini terlihat pada saat gelaran operasi patuh 2019 dengan jumlah pelanggaran lalulintas menurun.Di pelaksanaan Hari ke-13 Operasi Patuh Toba 2019. Dibandingkan tahun 2018, penurunan pelanggaran ini mencapai 12,99 persen dengan total perkara di Tahun 2019 sebanyak 4046 dan di Tahun 2018 sebanyak 46450.

Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa malam (10/9) merincikan, di tahun 2018 jumlah tilang mencapai 3367 perkara, sedangkan di Tahun 2019 menurun menjadi 2844 dengan persentase -15,53 persen.

“Sedangkan untuk teguran di tahun 2018 sebanyak 1283 perkara, dan di tahun 2019 menurun sebanyak 6,31 persen sebanyak 1202 perkara,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk jumlah kenderaan yang terlibat pelanggaran lalu lintas, di Tahun 2019 sebanyak 4046, dan menurun sebanyak 12, 99 persen dengan total pelanggara 4650 perkara dibandingkan pada Tahun 2018.

“Kenderaan yang terlibat pelanggaran di Tahun 2019 terdiri dari 2.206 pengendara sepedamotor, mobil penumpang sebayak 322, mobil bus sebanyak 70 dan mobil barang sebanyak 245 unit,” ujarnya.

Namun, jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat di Tahun 2019 sebanyak 85, 71 persen dengan 13 kasus dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya 7 kasus. “Korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas di Tahun 2019 sebanyak 4 orang, korban luka berat sebanyak 9 orang dan korban luka ringan sebanyak 19 orang. Total kerugian materi dari seluruh kecelakaan tersebut sebanyak 19.600.000,” ujar Kasubbid Penmas. (spi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here