Pengunjung Wisata Nantampuk Emas Menyayangkan Objek Wisata Tidak Terawat

80

Subulussalam,sinarpagiindonesia.com – Pemerintah telah membangun berbagai bangunan gedung  objek wisata di lokasi pinggiran sungai penuntungan.Tepatnya diwilayah kampong Lae Bersih Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam

Pembangunan okjek wisata ini telah dibangun  beberapa tahun lalu oleh pemerintah daerah  ataupun Provinsi. Namun banyak warga pengunjung dari luar daerah  yang tidak ingin sebutkan jati dirinya mengatakan,sayang kondisi bangunan begitu saja di biarkan tidak di rawat dan di tempati dengan baik.

Dari  pantauan wartawan sinarpagiindonesia.com di lapangan,apa yang di maksud oleh warga pengunjung selama ini bagaimana keadaan di lapangan sesuai dengan fakta di gambar kurang perhatian pihak dinas terkait dalam penanganan untuk perawatan objek wisata tersebut .

Secara terpisah,menurut keterangan warga Kampong  Lae  Bersih orang tua Nimbil Cibro  saat di warkop nya,wilayah pinggiran wisata Nantampuk Emas itu pada Sabtu 12/10/2019 mengatakan bahwa bangunan  wisata Nantampuk Emas tersebut  begitu besarnya dana anggaran pemerintah dialokasikan.

Dana yang akan merahab lokasi wisata tersebut menghabiskan Miliaran rupiah.Apa lagi jalan aspal  pun sudah di bangun  sekeliling bangunan objek wisata maka disayangkan dan tidak jelas siapa yang  mengawasi dan pengelola aset pemerintah itu.

Padahal pembangunan sudah lengkap di bangun kata pak Cibro .Dari awal pembangunan wisata Nantampuk Emas ini sampai sekarang  tidak  tau kejelasan siapa sebagai pengawas dan penyerahan untuk pengkelola nya.Jika benar-benar di kelola tentu  banyak peminat pengunjung datang dari luar daerah untuk berekrasi di sini.

Lanjut Pak Cibro,alau pengunjung datang ke tempat ini sangat senang dan aman mandi  mandi di sungai karena  tidak terlalu dalam apalagi kita bersama anak anak terangnya .Juga pemandian water boompun sudah ada tapi sayang tidak aktif apalagi mandi mandi di sungai pun sangat leluasa bagi pengunjung tutur pak Cibro.

Bukan itu saja,tentunya kami sebagai pemilik warkop dapat  laku jualan kami di beli oleh warga pengunjung katanya ,Jika warga luar daerah datang ke  areal wisata ini . tentunya membawa Rizki pemilik warkop pungkasnya.(SPI/SJP)