Ledakan di Monas Cederai 2 Prajurit TNI yang Sedang Berolah Raga

81

Jakarta,sinarpagiindonesia.com – Sebuah ledakan yang berasal dari granat nanas (low explosive) terjadi di kawasan Monas, Jln Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (3/12/2019) pukul 07.20 Wib.

Lokasi ledakan yang persis berada di seberang Gedung Kementerian Dalam Negeri itu mengakibatkan dua Prajurit TNI yang sedang berolah raga mengalami luka serius.

Informasi dirangkum awak media ini menyebutkan, sumber granat dari keterangan sementara, ditemukan oleh dua orang anggota Garnisun, Satker Pemakaman, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan Yusuf.

Keduanya saat itu sedang melaksanakan olah raga jalan santai bersama dengan personil Garnisun lainnya.

Saat melintas di TKP, Serma Fajar melihat bungkusan plastik yang tergeletak di tanah. Bermaksud hendak membuangnya ke tempat sampah, Serma Fajar pun memungut bungkusan plastik itu.

Nahas, saat memungut bungkusan plastik, tiba-tiba terjadi ledakan. Serma Fajar langsung terkapar bersimbah darah. Praka Gunawan Yusuf yang posisinya paling dekat, juga tak luput terluka. Namun tidak separah Serma Fajar.

Data yang diterima sinarpagiindonesia.com merincikan, Serma Fajar Arisworo, NRP 21040281680983 mengalami luka di pergelangan tangan kiri putus. Dua jari tangan kanan putus, dari dada sampai ke leher luka bakar. Paha dan kaki luka kena percikan.

Sedangkan Praka Gunawan Yusuf, NRP 31110407410789 menderita luka ringan sekitar tangan dan kaki akibat terkena percikan.

Saat ini, kedua korban sedang ditangani tim medis RSUP Gatot Subroto di Ruang UGD untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara, seorang saksi mata, Aso Sumantri, kelahiran Garut 05 Maret 1982, warga Kampung Bojong RT 2/2, Kelurahan Neglasari Garut, mengaku terkejut mendengar ledakan yang cukup keras dari TKP.
Saat itu, Aso Sumantri yang merupakan petugas UPK Monas sedang melakukan pembesihan di area taman.

“Saat ledakan, di lokasi sedang ada Prajurit TNI yang berolahraga. Begitu ledakan keras, saya langsung ke TKP dan melihat seorang Prajurit sudah tergeletak dengan darah disekujur tubuhnya,” ucap Aso Sumantri.

Saat ini, tim Gegana dan tim Identifikasi Polda Metro Jaya serta Polres Jakpus sedang melakukan olah TKP. (*/spi/zul)