Komnas Anak Banjarnegara Apresiasi Kinerja Polres Dengan Cepat Tangkap Pembunuh Anak

310

Banjarnegara,sinarpagiindonesia.com – Polres Banjarnegara, Jawa Tengah, menetapkan seorang pemuda berinisal K (34) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang siswa SD berinisial MR (13) yang mayatnya ditemukan di kebun milik warga. “Rabu ini.

Kita ingin menyampaikan bahwa tindak lanjut dari penanganan atas perkara dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian dan kemudian dengan sengaja dan direncanakan terlebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain,” kata Kepala Polres Banjarnegara AKBP I.G.A Dwi Perbawa Nugraha saat konferensi pers di Markas Polres Banjarnegara, Rabu siang (05/02/2020).

Setelah dilakukan gelar perkara oleh Tim Penyidik Polres Banjarnegara, kata dia, pemuda berinisial K yang sebelumnya ditangkap atau dilakukan upaya paksa, saat sekarang telah dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

Sebagai tindak lanjut dari proses penanganan kasus tersebut, pihaknya masih mengembangkan penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti pendukung untuk menjerat tersangka dengan pasal-pasal yang akan disangkakan.

“Yang jelas nanti secara maksimal akan kita jerat yang bersangkutan dengan pasal berlapis, mulai dari pembunuhan berencana, kemudian nanti jika terbukti juga ada pelecehan seksual terhadap anak. Itulah yang nanti akan kita tindak lanjuti,” katanya.

Sementara Itu Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Banjarnegara Harmono, SH MM CLA mengapresiasikan kinerja Polres Banjarnegara yang bertindak cepat dalam penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan siswa SD tersebut meregang nyawanya. “ sekali lagi kita apresiasikan kinerja cepat dari polres Banjarnegara, yang sudah menetapkan tersangka pelaku dugaan kekerasan terhadap anak yang menyebabkan terbunuh korban.

Kita akan kawal motiv apa dibalik peristiwa tersbut.” Tegasnya. Seperti diwartakan, korban berinisial MR (13), warga Desa Prigi, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kebun milik warga Dukuh Kenteng, Desa Prigi, pada Senin (3/2) malam, setelah dinyatakan hilang sejak hari Jumat (31/1).Keesokan harinya, petugas Polsek Sigaluh mengamankan seorang pemuda berinisial K yang merupakan tetangga korban.

Pemuda tersebut diduga sebagai pelaku karena yang bersangkutan pada hari Jumat (31/1) diketahui pergi bersama korban sebelum dinyatakan hilang. Menurut informasi yang berkembang Pelaku mengidap kelainan seksual. “ Kalau informasi yang berkembang dimasyarakat soal kelakuan yang menyimpang dari pelaku mohon kepada Penyidik kepolisian agar memeriksa dengan intensif pelaku.

Apabila hal itu maka kami mendesak Kepolsian menerapkan Pasal yang berat terhadap pelaku,” Ungkap Harmono yang juga berprofesi sebagai pengacara ini.Rus/Hen/Bay