Operasi Gaktib dan Yustisi Wujudkan Prajurit Yang Disiplin

48

Pontianak,sinarpagiindonesia.com – Komandan Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Cpm Rinoso Budi diwakili Kepala Seksi Penegakan Hukum (Kasi Gakum) Pomdam XII/Tpr, Kapten Cpm Ridwan menjadi narasumber dalam dialog interaktif “Derap TNI” di RRI Pontianak. Dengan tema, ‘Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi Tahun 2020’.

Kasi Gakum Pomdam XII/Tpr, Kapten Cpm Ridwan dalam dialog interaktif tersebut didampingi oleh Danunit Tipidmilum Pomdam XII/Tpr, Letda Cpm Suriadi.

Dalam dialog Kapten Cpm Ridwan menyampaikan pada pendengar setia RRI Pontianak bahwa saat ini Pomdam XII/Tpr tengah melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi Tahun 2020.

Disampaikan juga adapun sasaran operasi Gaktib adalah pertama, untuk meningkatkan disiplin dan tata tertib serta kepatuhan hukum prajurit TNI baik perorangan maupun kesatuan, kedua, mewujudkan netralitas TNI dalam Pilkada 2020, ketiga, mewujudkan kehidupan prajurit TNI yang bebas dari Narkoba dan barang-barang terlarang lainnya.

Keempat untuk mewujudkan kehidupan prajurit TNI yang bebas korupsi. Kelima, mencegah terjadinya penyalahgunaan media sosial oleh prajurit dan PNS TNI beserta keluarga. Dan keenam, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan dan tata tertib bagi prajurit dan PNS TNI.

Sedangkan untuk sasaran Operasi Yustisi, Kapten Cpm Ridwan menerangkan pertama, meningkatkan kepatuhan hukum, disiplin dan tata tertib prajurit TNI baik perorangan maupun kesatuan. Kedua, terciptanya prajurit TNI yang memiliki jiwa patriot sejati, profesional, militan dan solid. Ketiga, terwujudnya citra prajurit TNI yang baik dilingkungan masyarakat dalam mewujudkan bersama rakyat TNI kuat. Keempat, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan dan tata tertib bagi prajurit dan PNS TNI.

Selanjutnya mengatakan, pelaksanaan Ops Gaktib dan Yustisi di lingkungan TNI AD ini dilaksanakan dengan cara operasi mandiri atau gabungan dengan instansi lain. Dengan didahului sosialisasi dan koordinasi dengan instansi atau satuan yang terkait.

“Operasi ini dilaksanakan sepanjang tahun. Terbagi menjadi 4 tahapan operasi setiap tahapan operasi selama 3 bulan dan dalam 1 bulan dilaksanakan selama 10 hari, bentuk kegiatan meliputi patroli berkendaraan, patroli kombinasi, razia dan Gakirik Lalin,” jelas Kasi Gakum Pomdam XII/Tpr, Kapten Cpm Ridwan. (Pendam XII/Tpr)spi/dng