Aceh Siap Terapkan New Normal

135

Sinarpagiindonesia.com – Pemerintah Provinsi Aceh akan menyusun panduan memasuki fase tatanan hidup normal yang baru atau new normal selama pandemi Covid-19. Fase ini akan dimulai dari lingkungan perkantoran dan sentra ekonomi masyarakat.

Dengan panduan ini, beragam aktivitas masyarakat diharapkan dapat kembali berjalan normal dengan pola prilaku baru yang bersandar pada penerapan protokol kesehatan. Hal ini tentu guna mencegah makin meluasnya penularan Covid-19.

“Kita akan terapkan terlebih dahulu di lingkungan pemerintahan seperti pada staf di jajaran Pemerintah Aceh, setelah itu akan kita perluas,” kata Sekda Aceh Taqwallah, dalam rapat persiapan new normal di ruang rapat Sekda Aceh, Rabu (27/5).

Taqwallah mengingatkan, dalam menghadapi pandemi Covid-19, semua pihak diimbau tidak panik namun tetap waspada. Dia juga meminta semua pihak tidak boleh menyepelekan virus ini.

“Kita terus berupaya sampai Covid-19 dinyatakan berakhir sebagai pandemi global,”tegas Taqwallah.

Meski Aceh masuk dalam kategori wilayah kuning dengan 19 kasus positif Covid-19, semua pihak diminta terus meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Hal tersebut karena tidak ada satu alasan yang menjamin siapapun terbebas dari infeksi Covid-19 jika penerapan protokol kesehatan diabaikan.

Untuk itu, Pemerintah Aceh masih akan terus melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan, sehingga makin banyak pihak yang bersedia menerapkan langkah-langkah melawan Covid-19, khususnya kepatuhan mereka yang ODP dan PDP.

“Jadi, di new normal protokol kesehatan makin diperketat, sehingga yang sakit tidak masuk kerja, tidak hadir ke mesjid, tidak berbelanja ke pasar dan tidak berada ditempat keramaian,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyebutkan ada 8 provinsi yang sudah siap menerapkan new normal. Yakni Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jambi, DKI Jakarta, Bali, dan Kepulauan Riau. ( Spi/dr)